Kamis, 4 Juni 2026

Usai Selenggarakan Debat Publik, KPU Kabupaten Kediri Fokus pada Pelaksanaan Pungut Hitung Suara

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Senin, 25 November 2024 | 06:00 WIB
Dua Paslon Pilkada Kabupaten Kediri (tengah) foto bersama komisioner KPU setempat usai acara debat publik terakhir. (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)
Dua Paslon Pilkada Kabupaten Kediri (tengah) foto bersama komisioner KPU setempat usai acara debat publik terakhir. (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)

SketsaNusantara.id - KPU Kabupaten Kediri menggelar debat terakhir calon bupati dan wakil bupati Pilkada serentak 2024. Debat publik terakhir tersebut diikuti kedua paslon, yaitu Deny Widyanarko – Mudawamah Paslon nomor urut 1 dan Hanindhito Pramana – Dewi Maria Ulfa paslon nomor urut 2.

Pelaksanaan debat publik yang terakhir tersebut diselenggarakan di Convention Hall Center Simpang Lima Gumul Kediri, Kamis 14 November 2024.

Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim menyampaikan, debat publik merupakan bentuk tanggung jawab KPU untuk memperkenalkan kepada khalayak masyarakat Kediri, khususnya untuk lebih mengenal calon pemimpin Kediri yang akan datang.

Baca Juga: Penyelenggara Pilkada Jember Diduga Tak Netral, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Desak Pemanggilan KPU dan Bawaslu Jember

“Debat publik yang terakhir ini merupakan kesempatan emas bagi calon untuk menyampaikan visi misi dan programnya,” kata Nanang.

Agar visi misi dan program dari masing-masing Paslon dapat diketahui masyarakat kediri, pihaknya memfasilitasi dengan menyiarkan secara langsung di beberapa media televisi.

Dalam sambutannya, Nanang menegaskan, Pilkada 2024 ini merupakan sejarah nasional. Yakni Pilkada pertama kali dalam sejarah Indonesia dilaksanakan dengan serentak di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Sukses Selenggarakan 3 Debat Publik, KPU Nganjuk Bersiap Fokus Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara

“Tema debat publik terakhir ini adalah menyelerasikan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Kabupaten dan Provinsi dengan Nasional dan Memperkokoh NKRI. Untuk sub tema debat adalah pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, memperkokoh NKRI, pendidikan, pembangunan manusia dan kebudayaan,” terangnya.

Dia berharap, melalui acara debat publik masyarakat Kediri bisa memilih calon pemimpin sesuai hati nurani. “Ciptakan demokrasi yang damai, pilihlah pemimpin yang bisa membawa Kediri yang lebih baik dalam lima tahun yang akan datang, tentukan pilihannya nanti di tanggal 27 Nopember,” harapnya.

Dalam debat kali ini menghadirkan lima panelis yaitu, Dr. H. Ahmad Subakhir, M.Ag., Hari Triwarsano, SH., Dr. Muh. Hambali, M.Ag., Muthowif, SH., S.Pd.i., MH., Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si.

Nanang juga menyampaikan bahwa setelah pelaksanaan debat publik ini pihaknya akan berfokus pada persiapan pemungutan dan penghitungan suara.

“Tanggal 27 November 2024 tinggal menghitung hari. Karena ini adalah tahapan puncak dalam Pilkada, kami harus mempersiapkan dengan sebaik-baiknya. Dan saat ini kami sudah dalam posisi siap melaksanakan tahapan pemungutan dan penghitungan suara,” paparnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X