Kini, Abu mengelola hampir 5 hektar lahan dan mempekerjakan 10 orang pekerja lokal.
Senior Executive Vice President Ultra Mikro BRI, M. Candra Utama, mengapresiasi kemajuan ini.
Menurutnya, kisah sukses Abu Sufyan membuktikan bahwa sinergi antara pembiayaan, edukasi, dan teknologi mampu mengubah kehidupan petani.
“Kami ingin melihat lebih banyak petani tumbuh dan menjadi motor penggerak ekonomi di wilayahny,” ujarnya.
Keberhasilan Abu Sufyan menjadi contoh nyata dampak positif pemberdayaan yang berkelanjutan.
Dengan inovasi dan kolaborasi, petani lokal tak hanya bertahan, tetapi juga berkembang, membawa manfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Berhenti Nambang, Kini Rasman dan KTH Pabangbon Jadi Pahlawan Hutan Bersama BRI Grow and Green
Gelar Bazar UMKM BRILiaN 2024, BRI Dukung Perluasan Pasar UMKM Indonesia
Rumah BUMN Jakarta BRI, Wadah UMKM Naik Kelas dengan Pelatihan dan Bazar
Transformasi Digital BRI Lewat BRIAPI Diakui Dunia, Sabet Best API Initiative di Global Retail Banking Innovation Awards
Sukses Budidaya Alpukat Berkat Program Pemberdayaan BRI, Petani ini Berhasil Bangun Desa Ikonik Unggulan