Minggu, 19 Juli 2026

BRI Bantu Petani Mangga Bondowoso Tingkatkan Pendapatan dan Perluas Lahan dengan Inovasi Modern

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 24 November 2024 | 09:11 WIB
BRI bantu petani Bondowoso untuk meningkatkan taraf hidup. (Dok. BRI)
BRI bantu petani Bondowoso untuk meningkatkan taraf hidup. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Perubahan besar dirasakan oleh Abu Sufyan, seorang petani mangga dari Desa Botolinggo, Kecamatan Botolingo, Bondowoso, Jawa Timur.

Melalui program pemberdayaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), ia berhasil meningkatkan skala usahanya, memperluas lahan, dan memperbaiki taraf hidup keluarga.

Mangga Alpukat, produk unggulan dari Botolingo, terkenal dengan tekstur lembut dan rasa manisnya.

Baca Juga: Pionir Perbankan Hijau, Direktur Utama BRI Sunarso Sabet Penghargaan The Best CEO untuk Keuangan Berkelanjutan Terluas

Keunikan lain dari mangga ini adalah cara menikmatinya, yakni dengan menyendok langsung daging buah seperti alpukat.

Berkat keunggulannya, mangga ini diminati di pasar lokal maupun luar daerah, membuka peluang besar bagi para petani seperti Abu Sufyan.

Abu mulai mengenal fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI melalui Kelompok Sumber Mangga, komunitas petani lokal tempat ia bergabung.

Baca Juga: Viral, Karyawan Bank BRI Berkomunikasi dengan Penyandang Disabilitas dan Banjir Pujian Netizen

Dengan modal awal dari KUR, Abu mampu meningkatkan produktivitas panen dan kualitas buahnya.

Tidak hanya itu, BRI juga memberikan pendampingan berupa edukasi pengelolaan keuangan serta pemanfaatan teknologi, seperti pembayaran digital melalui QRIS dan aplikasi BRImo.

“BRI sangat membantu usaha saya. Prosesnya cepat, dan saya juga dibimbing untuk mengelola keuangan dengan lebih baik. Transaksi jual beli jadi lebih praktis dan efisien dengan BRImo,” ungkap Abu Sufyan.

Baca Juga: Kolaborasi Hebat! BRI dan YPAC Jakarta Wujudkan Mimpi Anak Berkebutuhan Khusus

Kemitraan ini membuka jalan bagi Abu untuk memasarkan mangga hingga ke luar daerah, termasuk DKI Jakarta. Pendekatan daring dan strategi pemasaran modern membuat produknya semakin dikenal.

Saat ini, pendapatan bersih Abu mencapai puluhan juta rupiah per bulan, yang ia manfaatkan untuk pendidikan anak, menopang kebutuhan keluarga, serta membeli lahan tambahan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X