Minggu, 19 Juli 2026

BRI Dorong Ekonomi Hijau, Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp764,8 Triliun

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 14 November 2024 | 10:30 WIB
BRI menuju ekonomi hijau. (Dok. BRI)
BRI menuju ekonomi hijau. (Dok. BRI)

Dalam proses penyaluran kredit, BRI mengacu pada Loan Portfolio Guidelines (LPG) untuk menilai kelayakan kredit dengan aspek ESG sebagai salah satu kriteria dalam Know Your Customer (KYC).

Prosedur ini mencakup pemeriksaan terhadap potensi masalah lingkungan, sosial, hukum, atau litigasi yang mungkin terkait dengan calon debitur.

“Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, BRI telah mengambil berbagai langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh portofolio investasi dan pinjaman yang disalurkan selaras dengan standar ESG, salah satunya identifikasi terkait pemberian kredit untuk green sector yang mengacu pada kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL),” kata Ahmad.

Melalui pendekatan ESG, BRI menerapkan evaluasi komprehensif yang mencakup identifikasi sektor-sektor berisiko tinggi, pemenuhan standar regulator, dan mitigasi dampak negatif potensial pada lingkungan serta aspek sosial.

Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko dalam transisi menuju ekonomi hijau, sekaligus memastikan keberlanjutan jangka panjang bagi perusahaan dan nasabahnya.

Dengan berbagai upaya ini, BRI berharap dapat terus berperan sebagai motor penggerak ekonomi hijau di Indonesia, sejalan dengan kebutuhan pasar global dan komitmen Indonesia terhadap pengembangan ekonomi berkelanjutan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X