Berikut ini rangkuman singkat tentang profil Jovi Andrea Bachtiar, yang mencari keadilan usai kritik Kajari.
Profil Jovi Andrea Bachtiar
Pria yang viral di media sosial X yang bernama Jovi Andrea Bachtiar merupakan seorang jaksa.
Profesinya sebagai jaksa ternyata belum membuatnya bisa mengemukakan pendapat dan diterima banyak pihak.
Jovi bekerja sebagai jaksa fungsional di Kejaksaan Tinggi Negeri Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Ia kini berstatus sebagai tersangka karena dilaporkan oleh ASN di Kejari Tapsel.
Jaksa fungsional ini terjerat UU ITE usai mengkritik salah satu staf Kajari yang gunakan mobil dinas di luar fungsinya.
Kasus Jovi ini bermula pada bulan Mei 2024 dan berlanjut hingga saat ini.
Berstatus tersangka, Jovi sempat ditahan di Polres Tapanuli Selatan pada Kamis, 22 Agustus 2024 lalu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Pidato dalam Bahasa Arab, Wamenlu Anis Matta Banjir Pujian Usai Sampaikan Pernyataan Tegas Indonesia untuk Akhiri Genosida Palestina di KTT OKI
Nah Loh! Jhon LBF Cari Ivan, Pengusaha Arogan yang Suruh Siswa SMA Gloria Surabaya Sujud dan Menggonggong, Ada Apa?
Kepung KPU Jember, Ratusan Pendemo Beberkan Bukti Oknum Penyelenggara Diduga Tak Netral
Disambut Jajar Kehormatan Tentara AS, Prabowo Temui Biden di Gedung Putih untuk Perkuat Kemitraan
Jamuan Makan Malam Prabowo Subianto dan Blinken, Bahas Hubungan Bilateral dan Harapan Perdamaian Palestina
Siswa SMA Gloria 2 Surabaya Dipaksa Bersujud hingga Menggonggong, Begini Kondisinya Usai Alami Peristiwa Memilukan!
Bikin Salfok, Sepatu Warna-Warni yang Dipakai Stella Christie Saat Dampingi Prabowo ke China Ramai Jadi Sorotan, Harganya Setara UMK Surabaya
Pendemo Robohkan Gerbang Bawaslu, Massa Desak Oknum Penyelenggara yang Tak Netral untuk Segera Dipecat
Background Pendidikan Anis Matta Jadi Sorotan, Ini Profil Wamenlu RI yang Fasih Bahasa Arab Saat Pidato di KTT OKI Bahas Palestina
Bikin Netizen Geram! Jadi Korban Persekusi, Siswa SMA Gloria 2 Surabaya Kena Skorsing 3 Hari: Sekolahnya Bagus, tapi...