SketsaNusantara.id - Imbas tuduhan pemukulan yang dilakukan oleh guru honorer Supriyani berbuntut panjang, kini Kapolsek dan Kanit Reskrim Baito dicopot.
Tuduhan yang berbuntut dugaan pemerasan terhadap Guru Supriyani yang diduga dilakukan oleh oknum polisi yang meminta uang damai hingga Rp 50 juta itu kini temukan titik terang.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV, Kapolsek Baito Ipda Muhammad Idris telah dicopot dari jabatannya.
Selain itu ada Kanitreskrim Aipda Amiruddin kini secara resmi telah dicopot dari jabatannya akibat dari dugaan pemerasan terhadap guru honorer Supriyani.
Dari surat keputusan pencopotan yang beredar yang merupakan instruksi Polri yang memutuskan mencopot keduanya dari Kapolsek dan Kanitreskrim Baito.
Mantan Kapolsek Baito, Ipda Muhammad Idris kini dialih tugaskan sebagai perwira pertama bagian SDM di Polres Konawe Selatan dan posisinya sebagai Kapolsek digantikan oleh Ipda Komang Budayana.
Sementara itu Kanitreskrim Konawe Selatan yang sebelumnya diduduki oleh Aipda Amiruddin kini digantikan oleh Aiptu Indriyanto.
Sementara itu, keduanya kini masih menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik profesi setelah diduga meminta uang kepada guru honorer Supriyani.
Apa yang terjadi kepada Ipda Muhammad Idris serta Aipda Amiruddin sejalan dengan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang memerintahkan supaya kebenaran isu pemerasan terhadap guru honorer Supriyani untuk diperiksa.
Dalam pernyataannya, Kapolri menegaskan bahwa setiap anggota yang terlibat dalam praktik pemerasan akan dipecat.
Rupanya kepolisian kini bergerak cepat dengan mencopot jabatan keduanya sementara mereka masih dalam pemeriksaan.
Artikel Terkait
Profil Sudarsono Camat Baito yang Dicopot Jabatannya Usai Kawal Kasus Guru Honorer Supriyani, Hartanya Hanya Rp18,3 Juta
Update 4 Fakta Kasus Guru Honorer Supriyani di Konawe Selatan: Eksepsi Ditolak hingga Camat Baito Dicopot Usai Beri Bantuan
Kreatif, Guru SD di Surabaya Ini Minta Muridnya Kenakan Topeng Agar Tidak Mencontek saat Ujian, Netizen: Bentar Lagi Masuk TV
Guru Madrasah di Rambupiji Curhat ke Cabup Jember Gus Fawait, Karena Tak Terima Bantuan Selama Kepemimpinan Bupati Hendy
Viral Video Orang Tua Siswa Ngamuk Anaknya Tak Diterima hingga Maki-Maki dan Suruh Guru Minta Maaf, Netizen: Problematik nih Ortu