SketsaNusantara.id - Mahfud MD ikut menyoroti kinerja para penegak hukum di Indonesia saat ini makin memprihatinkan.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) menyebut hakim sebagai salah satu aparat penegak hukum tak perlu lagi dipanggil "Yang Mulia".
Dosen sekaligus Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu juga menyebut panggilan "Yang Mulia" pada hakim sudah dilarang sejak dikeluarkannya peraturan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara atau TAP MPRS RI Nomor XII tahun 1966.
"Sekarang ini hakim masih saja dipanggil "Yang Mulia" (YM). Padahal melalui Tap No. XXXI/MPRS/1966 sebutan YM tidak digunakan lagi dan diganti dengan sebutan Bapak/Ibu/Sdr," tulis Mahfud MD sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @mohmahfudmd dari cuitan yang diunggah hari Kamis, 7 November 2024.
Mahfud juga membeberkan alasan dilarangnya penyebutan Yang Mulia kepada hakim dianggap tak sesuai dengan kepribadian bangsa yang dianggap berbau feodal dan kolonial.
"Alasannya jelas, karena sebutan Yang Mulia ini berbau feodal dan kolonial sehingga tidak sesuai dengan kepribadian bangsa (Pancasila)," tutur Mahfud.
Menurut Mahfud, sebutan Yang Mulia masih bisa diterima jika berada di dalam ruang pengadilan resmi.
Namun, penyebutan Yang Mulia pada hakim yang berada di luar sidang dianggap kebiasaan yang sangat berlebihan.
Lebih lanjut, Mahfud MD juga mengkritik bobroknya pengadilan saat ini sehingga hakim tak lagi pantas dipanggil Yang Mulia, melainkan disebut sebagai "Yang Memalukan".
"Kalau ada hakim yang ke restoran, masuk masjid untuk sholat, atau bahkan ke toilet masih bersedia dipanggil Yang Mulia yang notabene itu di luar persidangan resmi itu sungguh berlebihan," komentar Mahfud.
Artikel Terkait
3 Hari Lagi Pemerintahan Berganti Rupa, Mahfud MD Singgung Kekalahan Buzzer Jokowi
Selain Megawati, Mahfud MD juga Tak Hadir di Pelantikan Prabowo-Gibran, Ini Penyebabnya
Mahfud MD Mendadak Absen dari Pelantikan Prabowo - Gibran, Netizen: Ibu Harus Diutamakan
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Kompak Tak Hadir dalam Pelantikan Prabowo-Gibran, Begini Faktanya
Doa Mahfud MD untuk Indonesia Usai Prabowo-Gibran Dilantik Jadi Pemimpin Baru: Aku Punya Dua Ibu Utama...