Minggu, 19 Juli 2026

Gerak Cepat! Ketua Pansus Pilkada DPRD Jember Segera Panggil Sejumlah Pihak

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Jumat, 1 November 2024 | 19:30 WIB
Ketua Pansus Pilkada DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo (kemeja putih). (Dok. SketsaNusantara.id)
Ketua Pansus Pilkada DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo (kemeja putih). (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pilkada serentak tinggal 26 hari lagi, Panitia Khusus (Pansus) Pilkada DPRD Jember segera bergerak untuk memanggil sejumlah pihak, agar melakukan koordinasi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pansus Pilkada DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo, usai paripurna di DPRD Jember, Jumat 1 November 2024.

“Tadi setelah pembahasan di paripurna sudah ditetapkan secara mufakat bahwa saya diminta untuk menjadi Ketua Pansus Pilkada, dan Wakil Ketua Mas David,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Jember Resmi Bentuk Pansus Pilkada, Wakil Ketua DPRD: Pansus Harus Bekerja Maksimal

Selanjutnya, Ardi menjelaskan akan melakukan rapat internal Pansus Pilkada lalu segera melakukan rapat dengar pendapat dengan sejumlah pihak.

“Jadi langkah kita menginventarisir aduan yang masuk ke DPRD Jember dan termasuk surat-surat yang masuk,” imbuhnya.

Tujuan dibentuknya Pansus Pilkada ini menurutnya, sebagai bentuk menjaga netralitas dan terciptanya Pilkada yang kondusif serta damai.

Baca Juga: Guru Madrasah di Rambupiji Curhat ke Cabup Jember Gus Fawait, Karena Tak Terima Bantuan Selama Kepemimpinan Bupati Hendy

“Kami akan segera bekerja dengan memanggil sejumlah pihak untuk koordinasi, seperti penyelenggara pemilu, ASN dan pihak-pihak lainnya, terutama yang menggunakan anggaran APBD,” tuturnya.

Ketua Komisi C ini pun menegaskan, agar proses Pilkada di Jember berjalan jujur dan tidak ada keberpihakan dari pihak manapun serta tidak menguntungkan salah satu pihak saja.

“Maka dari itu kita awasi semuanya dan jangan sampai ada keberpihakan baik penyelenggara, ASN maupun pihak lainnya, kami ingin tercipta pilkada yang riang gembira,” tegasnya.

Baca Juga: Polemik Isu PKI di Media Sosial Jelang Pilkada Jember, Pengamat Komunikasi UIN Khas: Sudah Tak Relevan

Sebab menurutnya, saat ini sudah banyak isu-isu yang berkembang dan bernada provokasif. Maka hal ini jangan sampai membuat masyarakat Jember menjadi terpecah.

“Kami berharap jangan sampai ada isu provokatif di tengah masyarakat, karena ini pesta demokrasi,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X