Tercatat hingga akhir September 2024 BRI telah memiliki lebih dari 1,02 juta AgenBRILink yang tersebar di 62.227 desa di seluruh Indonesia.
Sepanjang Januari hingga September 2024, agen-agen tersebut berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp1.170 triliun yang berasal dari 859 juta transaksi finansial.
Pada kesempatan tersebut, Sunarso juga menjelaskan bahwa capaian kinerja positif BRI hingga Triwulan III 2024 tersebut juga didukung kondisi likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat, di mana Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank berada di level 89,18% serta Capital Adequacy Ratio (CAR) mencapai sebesar 26,76%.
“Ke depan, BRI akan terus mengelola likuiditas yang prudent untuk memastikan BRI siap menghadapi tantangan ekonomi global maupun domestik. Dengan likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat, BRI masih memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh lebih baik,” ujar Sunarso.
Sunarso pun optimis dapat menutup tahun 2024 dengan capaian positif.
“BRI optimis dapat menutup tahun 2024 ini dengan kinerja positif, utamanya dengan fokus memperkuat fundamental kinerja dan membentuk ketangguhan sehingga BRI selalu siap menghadapi berbagai tantangan, baik yang berasal dari global maupun domestik”, pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kisah Kesuksesan Petani Durian di Pekalongan, Ikut Program Pemberdayaan BRI dan Kini Bisa Punya Lahan Sendiri
USS 2024 by Brimo: Wujud Dukungan BRI pada Kreativitas Anak Muda dalam Kolaborasi Fashion dan Lifestyle
KPR BRI Property Expo Goes to Sinarmas Land: Dukungan BRI agar Masyarakat Dapatkan Hunian Idaman
Mencicipi Manisnya Stroberi Petani Ciwidey Bandung di Bazar UMKM, Hasil Pemberdayaan BRI
Sejak 2013, Klaster Usaha Manggis di Bali Makin Laris Didorong Program Pemberdayaan BRI