Minggu, 19 Juli 2026

Bagaimana Rekam Jejak dan Pengalaman Agustinus Tri Budi Utomo? Inilah Profil Sosok Romo Didik Uskup Surabaya Baru yang Secara Resmi Diumumkan

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 21:22 WIB
Potret Agustinus Tri Budi Utomo.  (tangkapan layar youtube.com/@kosmoskeuskupansurabaya.)
Potret Agustinus Tri Budi Utomo. (tangkapan layar youtube.com/@kosmoskeuskupansurabaya.)

SketsaNusantara.id- Kabar terbaru datang dari Keuskupan Surabaya, dimana telah resmi dipilih bahwa RD Agustinus Tri Budi Utomo akan menjadi Uskup Surabaya yang baru.

Pengumuman Agustinus Tri Budi Utomo atau sering disebut Romo Didik ini diungkapkan dalam sebuah misa oleh RD. Yosef Eko Budi Susilo atau Romo Eko yang berlokasi di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus Surabaya, pada Selasa, 29 Oktober 2024.

"Romo yang terpilih adalah Romo Didik, atau Agustinus Tri Budi Utomo," ujar Romo Eko melalui pengumumannya tersebut.

Baca Juga: Update Kasus ANTAM! Saksi Kunci Bongkar Rekayasa Kasus Kekurangan Emas Hasil Rekayasa Budi Said

Berikut ini profil mengenai sosok Agustinus Tri Budi Utomo atau Romo Didik yang dihimpun SketsaNsuantara.id.

Agustinus Tri Budi Utomo adalah pria kelahiran 12 April 1968 di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Mengenai pendidikannya, Uskup Didik bersekolah di Seminari Tinggi St. Giovani XXIII Malang sejak tahun 1989 hingga 1996.

Baca Juga: Tak Cuma Maung Garuda, Ini 5 Mobil Produksi PT Pindad Indonesia, Ada yang Dibuat untuk Masyarakat Sipil, Segini Harganya

Sementara untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi sepeti S1 san S2, ia memilih berkuliah di STF Widya Sasana Malang.

Selanjutnya Romi Didik ditahbiskan sebagai imam pada 27 Agustus 1996.

Selain itu,dirinya juga pernah menjadi Vikaris Jenderal Keuskupan Surabaya.

Baca Juga: Bos Sritex Blak-blakan Permendag No 8 2024 Biang Kerok Bangkrutnya Industri Tekstil, Bagaimana Nasib Karyawan?

Sebelum terpilih menjadi Uskup Keuskupan Surabaya, Romo Didik bertugas sebagai Delegatus Administrator Diosesan Kevikepan Pastoral, Keuskupan Surabaya dan tinggal di Paroki Sakramen Maha Kudus Surabaya

Pengalaman pastoralnya sendiri, Mgr. Didik sempat bekerja sebagaj pastor paroki ataupun pastor rekan di sejumlah paroki.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X