Hal itu juga pernah diutarakan Zulkifli Hasan (Zulhas), salah satu tokoh yang dekat dengan Prabowo dan kini masuk ke dalam kabinet yang menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang akan mirip dengan pemerintahan orde baru.
Manajemen birokrasi dan struktur kabinet di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto akan lebih fungsional dan terorganisir, mirip dengan cara Soeharto menjalankan pemerintahannya.
Zulhas menekankan bahwa pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pemerintahan
Sebagai perbandingan pada era Soekarno pernah jumlah kabinet hingga berisi 132 menteri serta pejabat setingkat menteri. Sedangkan pada era Soeharto jumlah kabinetnya hingga 44 menteri.
Sedangkan untuk pemerintahan Prabowo Subianto ada 48 menterri, 5 kepala badan serta 56 wakil menteri. Sehingga jika di total akan menjadi 136 orang. Untuk itulah pemerintahan Prabowo dikatakan kabinet yang yang 'gemuk'.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Siapa Dekan FISIP Unair? Inilah Sosok Prof. Bagong Suyanto yang Jadi Sorotan Usai Bekukan BEM Buntut Karangan Bunga Satire Prabowo-Gibran
Bikin Karangan Bunga Berisi Satire Untuk Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, BEM Fisip Unair Dibekukan Dekan: Kalau Ga Dibekukan...
Siapa Presiden BEM Fisip Unair? Sosok Tuffahati Ullayyah Jadi Sorotan Usai Aksi Pasang Karangan Bunga Satire Prabowo-Gibran
Antusiasme Warga Magelang saat Prabowo Subianto Keluar Gerbang Utama Akmil Magelang: Bapak Nengok Sini Pak
Polemik Karangan Bunga Satir BEM FISIP Unair yang Dianggap Penghinaan pada Presiden, Netizen Ungkit Perkataan Prabowo soal Etika
Kritik BEM FISIP Unair pada Prabowo-Gibran dalam Karangan Bunga Viral Jadi Perdebatan di Medsos, Ini Perbedaan Satir Vs Ujaran Kebencian