SketsaNusantara.id - Aksi razia rumah makan padang yang dilakukan paguyubang orang Minang Cirebon menuai sejumlah kecaman.
Video razia rumah makan padang bernama RM Bintang Minang 2 ini bahkan viral di media sosial.
Narasi larangan orang non-Minang berjualan masakan Padang bun beredar di dunia maya.
Lantas apa sebenarnya alasan paguyuban orang Minang PRMPC merazia rumah makan Padang di Cirebon?
Ketua Paguyuban PRMPC, Eriyanto akhirnya angkat bicara.
Lewat akun Facebook PRMPC, Eriyanto membantah aksi razia tersebut.
Klarifikasi tersebut diunggah Eriyanto pada 28 Oktober 2024.
Sayangnya, saat artikel ini ditulis, klarifikasi Ketua PRMPC tersebut sudah tidak dapat ditemukan.
Kedati demikian, salah seorang netizen X sempat mengunggah postingan klarifikasi Eriyanto.
“Postingan Ketua PRPMC 5 menit lalu,” tulis akun X @Jominangg yang dikutip SketsaNusantara.id.
“Assalamualaikum sanak, maaf sabalunnyo ado yang menanggapi iko sebagai sweeping, tapi kito ndak melakukan sweeping,” tulis Eriyanto dalam tangkapan layar tersebut.
Artikel Terkait
Terlanjur Identik dengan Padang dan Madura! Inilah Asal Usul Sate, Hidangan Legendaris Nusantara yang Mendunia
Update! Polisi Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Netizen: Pantes Susah Ketangkap...
Viral Razia Rumah Makan Padang di Cirebon hingga Pencopotan Label di Etalase, Ketua Ormas Minang Beberkan Alasannya
Pesan Menohok Soesilo Toer Usai Viral Pembakaran Buku Najwa Shihab, Adik Pramoedya Ananta Toer Ungkit Masa Kelam Orde Baru
Viral Pembakaran Buku Najwa Shihab, Anies Baswedan: Hanguskan namun Gagasan Tak Dapat Dibakar