Kamis, 4 Juni 2026

Bukan Ditanggung APBN, Biaya Retreat Kabinet Merah Putih di Magelang Disebut Rogoh Kocek Pribadi Prabowo: Apa Kata Istana?

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Senin, 28 Oktober 2024 | 21:40 WIB
Istana ungkap pembiayaan retreat Kabinet Merah Putih di Akmil, Magelang.  (Dok. Setkab)
Istana ungkap pembiayaan retreat Kabinet Merah Putih di Akmil, Magelang. (Dok. Setkab)

SketsaNusantara.id - Biaya retreat atau pembekalan anggota Kabinet Merah Putih di Akmil, Magelang, Jawa Tengah disebut tidak ditanggung Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto menggelar retreat untuk seluruh anggota Kabinet Merah Putih selama tiga hari, 25-27 Oktober 2024.

Retreat yang dilakukan Prabowo menjadi hal baru bagi pemerintahan Indonesia. Publik pun dibuat penasaran, dari mana pembiayaan retreat yang dilakukan Presiden ke-8 RI ini.

Baca Juga: Apa Saja Layanan dari Kelas Newborn Care yang Diikuti Kaesang Pangarep dan Erina Gudono? Ternyata Termasuk Ada Perawatan Wajah Ini...

Soal ini, pihak Istana melalui Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi pun angkat suara.

Ia mengatakan, kegiatan retret di Akmil Magelang, Jawa Tengah, dibiayai dengan dana pribadi Presiden Prabowo Subianto.

“Hari ini banyak pesan sekali masuk pesan WhatsApp ke HP saya, pertanyaannya seragam, apakah betul pembiayaan retreat di Magelang buat anggota Kabinet Merah Putih dari hari Kamis sampai hariMminggu kemarin berasal dari Bapak Prabowo sendiri,” ungkap Hasan Nasbi dikutip SketsaNusantara.id pada Senin, 28 Oktober 2024.

Baca Juga: Gandeng Promedia Teknologi Indonesia, Semarak Event BRI Journalism 360 Wujudkan Transformasi Jurnalisme Digital untuk Masa Depan Berkelanjutan

Hasan menjelaskan, kegiatan pembekalan ini telah dipersiapkan oleh Prabowo sejak satu bulan sebelum dilantik sebagai Presiden ke-8, pada 20 Oktober 2024 lalu.

“Persiapan untuk kegiatan ini sudah dilakukan jauh-jauh hari, pembangunan infrastruktur di sana, mulai dari tenda, saluran air, saluran listrik, ruang kelas, ruang tempat rapat koordinasi kabinet, itu sudah dibuat dari satu bulan sebelumnya,” ungkapnya lagi.

Namun saat itu, lebih lanjut ia mengatakan, Prabowo masih dalam masa transisi sehingga tidak mungkin menggunakan dukungan dari Kementerian Pertahanan.

Baca Juga: Armor Toreador Sebut 4 Poin Penting Sebelum Sidang Perdana Kasus KDRT pada Cut Intan Nabila, Peryataan Nomor 3 Langsung Disorot...

Terlebih lagi, retreat tersebut bukan untuk kegiatan Kementerian Pertahanan.

“Beliau (Prabowo;red) pada saat yang sama juga belum bisa menggunakan dukungan dari Sekretariat Negara, karena beliau waktu itu belum jadi presiden, maksudnya belum dilantik sebagai presiden,” masih dijelaskan Hasan Nasbi.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X