Kamis, 4 Juni 2026

Bikin Karangan Bunga Berisi Satire Untuk Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, BEM Fisip Unair Dibekukan Dekan: Kalau Ga Dibekukan...

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Minggu, 27 Oktober 2024 | 18:00 WIB
Ucapan selamat bernada satire dari BEM Fisip UNAIR (X/@dhandy_laksono)
Ucapan selamat bernada satire dari BEM Fisip UNAIR (X/@dhandy_laksono)

"Janji dan komitmen kami di awal sejak struktural kabinet Panca Aksara terbentuk, yakni menciptakan kebermanfaatan untuk seluruh Civitas Akademika FISIP Unair. Hal ini termasuk menumbuhkan jiwa kritis dan peka sosial kepada mahasiswa. Adapun janji kami hampir seluruhnya terwujud melalui puluhan program kerja dan agenda yang telah terlaksana dan sedang dilaksanakan," imbuhnya.

Baca Juga: Geger, BEM Fisip Unair Dibekukan Buntut Karangan Bunga untuk Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, Netizen : Penghinaan!

Dikatakan pihak BEM Fisip Unair bahwa hingga kini belum ada proses diskusi lebih lanjut dengan Dekan FISIP perihal surat pemberitahuan pembekuan BEM.

Meski begitu, pihak BEM Fisip Unair tak akan tinggal diam.

"Kami sepakat untuk tidak menyerah untuk memproses keadilan bagi seluruh fungsionaris dan tetap melanjutkan perjuangan sampai waktu demisioner yang telah ditentukan," tutupnya.

Baca Juga: Budi Santoso Diangkat Kembali Jadi Dekan, Rektor UNAIR M Nasih Ungkap Alasan Pencabutan SK Pemecatan Prof BUS

Kabar pembekuan BEM Fisip Unair buntut dari karangan bunga berisi satir kepada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ini menuai beragam tanggapan dari warganet.

"Rektorat dan pengurus unair harusnya malu ketika membatasi kebebasan berekspresi mahasiswanya, terutama di fisip dan perihal politik," komentar warganet.

"Kawal kebebasan berekspresi di kampus, KAMI BERSAMA BEM FISIP UNAIR," tulis warganet.

Baca Juga: Profil Budi Santoso, Dekan FK Unair yang Dicopot Karena Tolak Dokter Asing

"Setiap tahun di fisip ada peringatan buat penculikan herman bimo, diskusi 98 wajib buat mahasiswa juga dan masuk tugas mata kuliah, terus apa yang mereka harepin ketika mahasiswa tau kalau presidennya adalah orang bertanggung jawab atas penculikan? diem aja gitu?," kata warganet.

"Kalo gak dibekukan nanti rektornya gabisa njilat pemerintah lagi," timpal warganet yang lain.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @bemfisipunair

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X