Kamis, 4 Juni 2026

Sound Horeg Dianggap Meresahkan, Benarkah Sudah Masuk Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah di Malang?

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Rabu, 9 Oktober 2024 | 20:00 WIB
Ilustrasi sound horeg di Jember (Freepik/ jcomp)
Ilustrasi sound horeg di Jember (Freepik/ jcomp)

Sebagai bagian dari pemilik sound horeg di Malang ia katakan bahwa ia harus pintar menyikapi dan memahami karena menurutnya apapun itu tak akan semua orang setuju.

Baca Juga: Viral! 4 Fakta Seorang Ibu Nyaris Dikeroyok Gegara Ngomel ke Kelompok Sound Horeg Karnaval Pati, Gimana Kondisinya?

Lebih jauh ia menuturkan bahwa diantara segi negatif keberadaan sound horeg yang merebak di masyarakat, ia memandang bahwa segi positif dari sound horeg ini juga banyak, diantaranya untuk hal-hal yang bersifat sosial serta menaikkan UMKM.

Untuk itu David berpesan agar supaya media tak hanya mengangkat sound horeg dari hal-hal negatif saja, namun harus berimbang.

Bahwa ia juga berharap yang diangkat dari fenomena sound horeg juga hal-hal yang bersifat positif karena semua hal akibat dari sound horeg itu merupakan hal-hal yang ada solusinya.

Baca Juga: Pati Berulah Lagi! Seorang Ibu Nyaris Jadi Korban Pengeroyokan Peserta Karnaval Sound System, Netizen: Katanya Cinta Damai?

Mereka berdalih bahwa pada dasarnya apa-apa yng ditimbulkan oleh sound horeg itu merupakan hal yang bisa diatasi sehingga hal itu tak perlu dibesar-besarkan.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube ALI ID

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X