Minggu, 19 Juli 2026

Alasan Kesulitan Ekonomi, Seorang Ayah di Tangerang Banten Tega Jual Anaknya di Facebook

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Minggu, 6 Oktober 2024 | 14:45 WIB
Ilustrasi kasus bayi dijual  (Pixabay Marjonhorn)
Ilustrasi kasus bayi dijual (Pixabay Marjonhorn)

 

SketsaNusantara.id - Penjualan anak oleh orang tuanya kembali terjadi, kali ini terjadi di daerah Tangerang Banten.

Lagi-lagi alasan ekonomi menjadi alasan ketika si ayah tertangkap atas tuduhan telah menjual anaknya sendiri.

Seperti dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari laman Instagram @polresmetrotangerangkota, si ayah berinisial RA (36) kini telah ditangkap polisi.

Baca Juga: Puluhan Anak Yatim Dicabuli Pemilik Panti, Ibu asuh Ungkap Ada Ajaran LGBT

Tuduhannya adalah ia telah menjual bayinya sendiri yang masih berusia 11 bulan kepada pihak lain.

Rupanya si ibu bayi saat ini sedang bekerja di Kalimantan dan bayi tersebut dirawat ibu mertuanya.

RA rupanya melihat sebuah postingan di Facebook bernama MON atau Oktavis terkait permintaan untuk pembelian anak.

Baca Juga: Muncul Video Viral di X Wanita Pergoki hingga Grebek Kekasihnya Selingkuh, Netizen: Salfok Sama Kucing yang Panik..

RA merespon permintaan tersebut lewat messenger dan kemudian terjadilah kesepakatan pada keduanya.

Untuk itu RA kemudian menjemput bayinya dirumah mertuanya dengan alasan hendak akan dibawa ke rumah temannya, namun rupanya ia justru membawa bayinya bertemu dengan pembeli bayi tersebut.

Lalu terjadilah transaksi dimana RA menyerahkan bayinya yang belum genap satu tahun itu demi mendapatkan uang Rp15 juta.

Baca Juga: Keluar dari Comfort Zone dan Setuju Maju sebagai Calon Gubernur Jakarta 2024, Pramono: Pikiran Saya Hanyalah Cucu..

Peristiwa ini kemudian terungkap setelah RD yang merupakan ibu bayi tersebut pulang dan menanyakan dimana anaknya.

Dari hasil desakannya itu kemudian diketahui bahwa anaknya telah dijual dengan alasan terdesak memenuhi kebutuhan ekonomi.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @polrestatangerangkota

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X