Kamis, 4 Juni 2026

4 Kontroversi Puan Maharani, Kader PDIP yang Kembali Duduki Kursi Ketua DPR RI, Nomor 1 Memicu Polemik Berkepanjangan

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 21:00 WIB
Deretan kontroversi Puan Maharani (Instagram/puanmaharaniri. )
Deretan kontroversi Puan Maharani (Instagram/puanmaharaniri. )

1. Mikrofon Mati Saat RUU Cipta Kerja

Pada rapat pengesahan RUU Cipta Kerja tahun 2020, Puan yang saat itu memimpin rapat dianggap "membungkam" anggota DPR yang mengajukan interupsi.

Insiden mikrofon yang dimatikan saat anggota Fraksi Demokrat Irawan Fecho ingin berbicara menjadi sorotan publik dan memicu tudingan bahwa Puan menghalangi hak suara wakil rakyat.

Baca Juga: Senyum Manis Puan Maharani saat Ditanya Isu Bakal Gantikan Gibran Jadi Wapres Prabowo

2. Wacana Impor Guru Asing 

Sebagai Menko PMK pada tahun 2019, Puan sempat mengemukakan wacana mengundang guru dari luar negeri untuk mengajar di Indonesia.

Pernyataan ini mengundang kritik keras, terutama dari tenaga pendidik lokal yang merasa terancam. Wacana tersebut kemudian diluruskan oleh Mendikbud saat itu, namun tetap meninggalkan jejak kontroversi di kalangan publik

3. Kesal Tidak Disambut Gubernur 

Dalam sebuah kunjungan ke Sulawesi Utara pada 2022, Puan mengeluhkan tidak ada gubernur yang menyambut kedatangannya.

Baca Juga: Siapa Larasati Moriska? Inilah Latar Belakang Anggota DPD RI Terpilih Kaltara Termuda yang Ternyata Berkecimpung di Dunia Politik

Hal ini memicu spekulasi bahwa hubungan antara Puan dan beberapa kepala daerah kurang harmonis, memperlihatkan sisi emosional dari seorang pimpinan legislatif.

4. Pernyataan Kontroversial tentang Sumatera Barat 

Pada Pilgub Sumatera Barat 2020, Puan membuat pernyataan yang memicu polemik dengan mengatakan, "Semoga Sumatera Barat mendukung negara Pancasila."

Ucapannya dinilai menyinggung masyarakat Sumbar, yang kemudian melaporkan Puan ke polisi.

Baca Juga: Tak Puas Ajukan Gugatan ke PN Jakarta Pusat, Tia Rahmania Bawa Kasus Pemecatan Dirinya dari PDIP ke Bareskrim Polri

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X