Kamis, 4 Juni 2026

Aliansi Masyarakat Cinta Jember Desak DPRD Jember Segera Bentuk Pansus Pilkada

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Senin, 30 September 2024 | 13:02 WIB
Hearing yang dilakukan Masyarakat dengan DPRD Jember. (Dok. SketsaNusantara.id)
Hearing yang dilakukan Masyarakat dengan DPRD Jember. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Aliansi Masyarakat Cinta Jember mendesak DPRD Jember segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pilkada 2024.

Tujuannya agar pelaksanaan Pilkada 2024 bisa berjalan jujur, adil dan tanpa ada keberpihakan dari mana pun.

Koordinator Aliansi Masyarakat Cinta Jember Kustiono mengatakan, dari hasil informasi di lapangan banyak sekali kejadian yang dapat membuat kondisi Jember tidak kondusif di Pilkada 2024.

Baca Juga: Bawaslu Jember Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif di Pilkada Serentak 2024 Melalui Pagelaran Budaya Reog

“Di lapangan kita lihat akan rawan konflik, karena masyarakat kurang paham tentang aturan dalam Pilkada 2024,” ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD Jember, 30 September 2024.

Salah satu hal yang disampaikan Kustiono yakni, terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih condong pada petahana dan indikasinya sangat jelas.

“Terutama ada kades-kades dan ASN yang masih memasang baliho besar bergambar petahana, maka ini menjadi potensi besar yang bisa membuat kondisi menjadi tidak kondusif,” imbuhnya.

Baca Juga: 2 Rumah di Mayang Jember Ambruk Akibat Tertimpa Pohon, Legislator Gerindra Berikan Bantuan Kemanusiaan

Kustiono juga menyebut, jika saat ini penyelenggara juga terindikasi sudah berat sebelah dan ini sangat dirasakan.

“Jadi seperti Bawaslu yang kita tahu di sana ada kekuatan besar dari petahana, dan ini sudah kami cium arahnya,” tegasnya.

Ia menerangkan, saat ini ada beberapa program dalam APBD 2024 yang dipaksakan untuk segera dicairkan, tetapi tidak tepat prosedurnya.

Baca Juga: Bawaslu RI Putuskan Lora Gopong Tetap Jadi Caleg Terpilih Dapil Jember-Lumajang, Politisi PKB Minta KPU RI Segera Laksanakan Putusan

“Seperti anggaran guru ngaji yang di tahun ini dipaksa segera untuk dicairkan, hal ini harus diawasi dengan benar,” tuturnya.

Kustiono menambahkan, dengan kondisi tersebut mendesak DPRD Jember untuk segera melakukan pembentukan Pansus Pilkada 2024, agar bisa memanggil berbagai unsur yang terindikasi tidak netral.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X