Kamis, 4 Juni 2026

Gus Fawait-Djoko Susanto Tak Hadiri Acara Deklarasi Damai, DPC Demokrat Jember Soroti Ketidaktegasan KPU

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 September 2024 | 19:33 WIB
Mahathir Muhammad, Plt Ketua DPC Demokrat Jember. (Dok. SketsaNusantara.id)
Mahathir Muhammad, Plt Ketua DPC Demokrat Jember. (Dok. SketsaNusantara.id)

“Ini sangat menodai tema ‘damai’ yang diusung oleh KPU Jember, terlebih lagi agenda yang dilakukan di semi outdoor tersebut pun hanya dipisah oleh tali, dan memiliki potensi massa liar untuk masuk ke lokasi,” tuturnya.

Baca Juga: Tak Hadiri Deklarasi Damai bersama KPU Jember, Tim Pemenangan Gus Fawait-Djos Tengarai Ada Keberpihakan

Sebenarnya, menurut Mahatir sangat mudah untuk meminta massa di luar undangan untuk bubar.

“Gampang untuk bubarkan, tinggal langsung komunikasi dengan LO atau paslon untuk meminta membubarkannya. Namun, sayang sekali KPU tidak tegas dan gagap dalam menyiapkan langkah antisipasinya,” terangnya.

Mahatir menegaskan, acara deklarasi damai ini hanya agenda seremonial tetapi memiliki subtansi yang penting yakni, untuk bisa menjalankan tahapan kampanye dengan baik.

Baca Juga: Dihadiri Puluhan ASN dari Berbagai Tingkatan, Bawaslu Jember Tekankan Pentingnya Netralitas ASN Jelang Pilkada 2024

“Subtansinya sangat baik acara semalam, untuk bisa masing-masing paslon melakukan kampanye sesuai aturan dan komitmen agar tercipta pemilu yang damai,” tegasnya.

Ia mengapresiasi, keputusan dari Tim Gus Fawait-Djoko yang tidak berkenan hadir dalam acara deklarasi damai, karena hanya ingin menjaga kondisi politik tetap damai.

“Kami salut bahwa ada langkah tega dalam menjalankan komitmen aturan dan menghindari potensi kekisruhan massa tadi malam. Mengalah bukan berarti kalah, namun karena menjunjung tinggi cinta damai untuk Jember tercinta,” tambahnya.

Baca Juga: KPU Kabupaten Jember Tetapkan Nomor Paslon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada 2024: Hendy-Gus Firjaun 01, Gus Fawait-Djoko 02

“Sudah cukup kita disuguhkan berita wasit PON Aceh yang memihak hingga terjadi kekisruhan. Kami berharap Jember terhindar dari hal-hal yang mencederai proses demokrasi, dengan mengingkari aturan dan kesepakatan dengan bentuk keberpihakan,” tutupnya.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X