SketsaNusantara.id - Perhatian PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terhadap dampak sosial hingga tata kelola terwujud dalam komitmennya dalam penerapan prinsip ESG (Environmental, Social and Governance) berstandar internasional.
Keseriusan ini terwujud dalam penerapan ESG oleh BRI yang memberikan hasil positif.
Seperti pada tahun 2004, di mana peringat ESG BRI oleh S&P naik dari angka 63 menjadi 75.
Baca Juga: Kejati DKI Jakarta Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi PT Indofarma, Kerugian Capai Rp371 Miliar
Angka ini merupakan skor tertinggi dalam industri perbankan di Indonesia.
Tak hanya itu, selama 3 tahun berturut-turut, BRI juga berhasil mempertahankan rating MSCI pada nilai A.
BRI juga berhasil mempertahankan predikat Low Risk selama 2 tahun berturut-turut dengan skor terbaru 17.8.
Baca Juga: Dorong Sektor Hijau, BRI Raih Prestasi Kredit Berkelanjutan Hingga Rp793,6 Triliun
Pencapaian itu merupakan kerja sama BRI dengan Morningstar Sustainalytics di mana perseroan secara konsisten berhasil menurunkan ESG risk rating.
Predikat Low Risk yang diberikan Sustainalytics sendiri adalah pengakuan atas komitmen BRI dalam mengimplementasikan keberlanjutan dalam perusahaan.
Direktur Kepatuhan BRI A, Solichin Lutfiyanto menyampaikan bahwa skor ESG tertinggi yang diraih BRI bukan akhir perjalanan.
Hal tersebut disampaikan dalam acara Media Briefing ‘Penguatan BUMN Menuju Indonesia Emas: Memaksimalkan Peran Lembaga Jasa Keuangan di Era ESG pada 12 September 2024 di Sarinah.
Artikel Terkait
Program Net Zero Emmision 2050, Komitmen BRI untuk Keberlanjutan Lingkungan
Peran Pemberdayaan BRI di Balik Klaster Usaha Kelengkeng di Tuban yang Kian Bersinar
Borong 22 Penghargaan, BRI Jadi yang Terbaik di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2024
5 Tips BRI untuk Mendorong Kemajuan UMKM di Indonesia, Ada yang Lebih Utama dari Advokasi
Prestasi BRI Selama 1 Dekade Pemerintahan Jokowi, BUMN dengan Setoran Dividen Terbesar ke Negara
Dorong Sektor Hijau, BRI Raih Prestasi Kredit Berkelanjutan Hingga Rp793,6 Triliun