Minggu, 19 Juli 2026

Program Net Zero Emmision 2050, Komitmen BRI untuk Keberlanjutan Lingkungan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 14 September 2024 | 09:32 WIB
BRI berkomitmen untuk Net Zero Emission 2050. (Dok. BRI)
BRI berkomitmen untuk Net Zero Emission 2050. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI pada praktik Enviromental, Social, and Governance (ESG) terus dibuktikan sampai hari ini.

Komitmen itu diwujudkan melalui berbagai inisiatif strategis yang berkonsentrasi pada keberlanjutan lingkungan.

BRI telah melakukan sejumlah program lingkungan sebagai upaya untuk mendukung program Zero Waste to Landfill.

Baca Juga: 3 Tahun Berdiri, Holding Ultra Mikro BRI Sukses Layani 176 Juta Nasabah Simpanan hingga 36,1 Juta Debitur

Selain itu masih ada program program penghijauan BRI Menanam & BRI Menanam Grow & Green.

Dalam acara Penguatan BUMN Menuju Indonesia Emas: Memaksimalkan Peran Jasa Keuangan di Era ESG, Direktur Kepatuhan BRI A. Solichin Lutfiyanto memandang prinsip ESG sebagai komponen integral dalam model bisnisnya, dengan tujuan memastikan bahwa setiap kegiatan operasional bank tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

"Sebagai bagian dari komitmen ESG, BRI berupaya menciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan planet. Program Zero Waste to Landfill dan BRI Menanam Grow & Green mencerminkan langkah nyata BRI dalam mengurangi jejak karbon, memulihkan ekosistem, dan memberdayakan masyarakat”, kata Solichin.

Baca Juga: Didampingi BRI, Klaster Jeruk Semboro di Jember Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Program Zero Waste to Landfill yang dicanangkan oleh BRI merupakan salah satu langkah penting dalam mengurangi dampak operasional bank terhadap lingkungan.

Tujuan program itu adalha pengelolaan limbah yang komprehensif untuk menghasilkan avoided emission melalui serangkaian aktivitas mulai dari pemilahan, pembuangan, pengumpulan, pengangkutan, hingga pengolahan.

Sampah yang dihasilkan akan digunakan kembali atau didaur ulang sehingga mengurangi sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mencemari lingkungan. Dengan implementasi program ini, jumlah limbah yang didaur ulang mencapai 591.203 kg, setara dengan pengurangan emisi 441.817 kg CO₂e (kilogram ekuivalen karbon dioksida) pada tahun 2023.

Baca Juga: Kisah Sukses Inspiratif Usaha Telur Asin Abinisa Desa Sujung Kabupaten Serang lewat Pemberdayaan BRI

Tidak hanya fokus pada pengelolaan limbah, BRI juga melaksanakan program penghijauan yang masif melalui BRI Menanam, maupun program BRI Menanam Grow & Green.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga bumi dan melestarikan segala sumber daya alam di dalamnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X