SketsaNusantara.id - Sekolah Menengah Atas Bina Nusantara (SMA Binus) Simprug belakangan tengah jadi sorotan publik.
Terdapat dugaan perudungan atau bullying yang terjadi di antara siswa SMA Binus Simprug.
Hal ini bermula dari beredarnya video rekaman yang memperlihatkan seorang anak dipukuli di kamar mandi.
“Beredar video dugaan perudungan di Binus School Simprug,” cuit akun @IsuSoksial pada 16 September 2024.
Walau baru viral belakang ini, namun rupanya dugaan aksi perudungan ini Sudah terjadi sejak akhir 2023 lalu.
Hal tersebut dijelaskan kuasa hukum korban, RE, dalam sidang dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI.
Dalam video sidang yang diunggah kanal YouTube Komisi III DPR RI, kuasa hukum korban mengatakan aksi dugaan bullying sudah terjadi sejak hari pertama sekolah.
Korban sendiri adalah siswa baru yang pindah pada November 2023 sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Komisi III DPR RI.
"Hari pertama masuk, dia mengaku sudah mengalami situasi yang tidak mengenakkan di mana ada dugaan bullying secara verbal," ujar pengacara korban.
Baca Juga: Ridwan Kamil Pamer Ngasuh Anak Bungsunya di Tengah Kesibukan Kontestasi Pilkada 2024
Aksi bullying ini mencapai puncaknya pada 30-31 Januari 2024 di mana korban mengalami dugaan kekerasan fisik, pengeroyokan hingga pelecehan seksual.
Akibat aksi tersebut, korban mengalami luka serius hingga dirawat di RS Pertamina selama 2 hari.
Artikel Terkait
Viral Kasus Perundungan di Gorontalo, Ini 4 Kisah Bullying di Sekolah Mulai Tahun 2023-2024 yang Jadi Sorotan
Miris! Diberi Budget Rp50 Ribu, Menu Konsumsi PON Aceh-Sumut Cuma Seharga Rp9.500? Ternyata Ini Isinya...
Jelang Pertemuan Megawati-Prabowo, Ada Sinyal PDIP Mulai Melunak ke Pemerintahan?
Ridwan Kamil Pamer Ngasuh Anak Bungsunya di Tengah Kesibukan Kontestasi Pilkada 2024
Punya Replika Cakra Diponegoro, Anies Baswedan Singgung soal Ratu Adil