SketsaNusantara.id- Menghitung hari, pelaksanaan Pilkada serentak 2024 yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024 semakin dekat.
SketsaNusantara.id menggandeng KPU Jember, melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih pada seniman dan beberapa pemilih pemula di Kecamatan Kalisat Jember.
Acara ini digelar pada 15 September 2024 di Ruang Ingatan, Kalisat, yang diikuti oleh 60 orang yang terdiri dari seniman, aktivis dan pemilih pemula yang ada di wilayah Kalisat dan sekitarnya.
Baca Juga: Pilkada 2024, KPU Kabupaten Jombang Butuh 13.594 Anggota KPPS
Hadir sebagai pemateri dalam acara ini adalah Achamd Sugiono, staff KPU Jember dan Fajri selaku ketua PPK Kecamatan Kalisat. Acara ini juga dihadiri oleh Komisioner KPU Jember, Zeni Mustafa.
Dimulai sekitar pukul 15.00, dalam sambutannya, Zeni Mustafa menyampaikan pentingnya bagi para generasi muda untuk menjadi pemilih cerdas dan turut berpartisipasi dalam gelaran Pilkada 2024.
Dalam materinya, Sugiono, menekankan bahwa keterlibatan generasi muda dari semua bidang dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024 mendatang merupakan wujud sumbangsih pada jalannya demokrasi di Indonesia.
Baca Juga: Gandeng KPU Jember, LSM Sketsa Sosialisasikan Pilkada Bersama Ibu-Ibu Warga Perumahan Taman Gading
"Demokrasi merupakan faktor penting bagi eksistensi politik milenial. Survei Indikator menunjukan bahwa opini anak muda sangat penting untuk mewarnai situasi demokrasi," papar Sugiono dalam materinya.
Dari data yang dipaparkan, mayoritas 52,8 % merasa sangat puas terhadap pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Angka tersebut relatif sama dengan opini generasi non kaum muda, namun mereka tetap kritis.
Hanya sekitar 15,5 persen responden yang mengevaluasi Indonesia lebih demokratis. Sebagian besar yaitu sekitar 75,7 % mengalami kemunduran dan stagnan. Di balik kesadaran kritis tersebut, politik millenial penting mempertimbangkan bahwa perkembangan demokrasi masih berpusat pada negara.
Materi kedua disampaikan oleh Fajri selaku Ketua PPK Kecamatan Kalisat. Dalam kesempatan tersebut Fakri menjelaskan tentang alur pemilihan pilkada yang akan diselenggarakan tanggal 27 November 2024 mendatang.
"Sosialisasi ini merupakan momen penting bagi para generasi muda karena ada banyak hal yang selama ini tidak saya tahu tentang gelaran Pilkada. Dari sini kami juga belajar tentang pentingnya demokrasi dalam sebuah negara," jelas Febri, salah satu peserta sosialisasi saat dikonfirmasi SketsaNusantara.id.
Artikel Terkait
Berapa Gaji Ketua Umum Kadin? Ramai Kabar Anindya Bakrie Depak Arsjad Rasjid di Munaslub
Bahas Strategi Menangkan Pramono-Rano di Pilkada 2024, Cak Lontong Pilih Fokus Bahagiakan Masyarakat DKI Jakarta
Viral! Guru Ngaji di Sragen Diarak Warga Sekampung, Diduga Kasus Pencabulan Murid di Bawah Umur
Profil Suhartina Bohari, Wakil Bupati Maros yang Batal Maju Pilkada 2024 karena Gagal Tes Kesehatan, Karir hingga Partai
Polisi Temukan Jejak Pelaku Pembunuhan Nia Kurnia Sari, Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Ada Tas Berisi…