Minggu, 19 Juli 2026

Profil Djoko Susanto Pasangan Gus Fawait di Pilbup Jember 2024, Kelahiran Kediri dengan 11 Tanda Jasa Penghargaan dan Prestasi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 15 September 2024 | 16:24 WIB
Profil Djoko Susanto. (Dok. SketsaNusantara.id)
Profil Djoko Susanto. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id- Profil Djoko Susanto banyak dicari setelah maju mendampingi Muhammad Fawait alias Gus Fawait di ajang Pilbup Jember 2024.

Sebagai bakal calon bupati dan calon wakil bupati Jember, Gus Fawait dan Djoko Susanto merupakan pasangan pendaftar pertama di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember, pada Rabu 28 Agustus 2024.

Mereka berdua mendapatkan dukungan dari 15 partai politik koalisi beserta para relawan.

Baca Juga: Pendaftar Pertama, KPU Jember Terima Berkas Pendaftaran Gus Fawait-Djoko Susanto di Pilkada 2024

Dengan total dukungan koalisi dan relawan, Gus Fawait dan Djoko Susanto menyatakan bahwa target mereka adalah menang atau menang mutlak.

Berikut ini adalah profil Djoko Susanto yang dihimpun SketsaNusantara.id.

Djoko Susanto lahir di Kediri pada 25 Maret 1960. Saat ini, ia tinggal di Perumahan Muktisari Este Blok L No. 1 Jember.

Baca Juga: Gus Fawait-Djoko Susanto Siap Tantang Petahana di Pilkada 2024: Kami akan Kampanye dengan Riang Gembira

Masa kecil hingga remaja dihabiskan di Kediri dengan menempuh pendidikan di bangku SDN Lirboyo, SMPN 4 Kediri, dan SMAN 2 Kediri.

Djoko mulai pindah ke Jember untuk menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar Sarjana Hukum (SH) di Universitas Muhammadiyah Jember pada tahun 1996.

Pendidikannya berlanjut di program Magister Hukum Universitas Negeri Jember dan lulus tahun 2015.

Baca Juga: Usung Tema Semua Karena Cinta, Gus Fawait-Djoko Susanto Daftar ke KPU Jember

Tahun 2021, Djoko berhasil menuntaskan Program Doktor Fakultas Hukum dan meraih gelar S3 di Universitas Jember. Selain pendidikan formal, Djoko juga pernah mengikuti sejumlah diklat/shortcourse/workshop.

Tahun 1982, ia mengikuti Kursus Juru Ukur Pendaftaran Tanah, disusul dengan Kursus Pengatur Ukur Angraria Angkatan II di tahun 1988.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X