Minggu, 19 Juli 2026

5 Kritik Keras Jusuf Kalla untuk Mendikbud Nadiem Makarim, Singgung Soal Kinerja hingga Sistem Pendidikan Indonesia yang Dinilai Makin Kacau

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 8 September 2024 | 18:00 WIB
Potret Jusuf Kala mengkritik Mendikbud Nadiem Makarim soal pendidikan di Indonesia  (Youtube TV Parlemen)
Potret Jusuf Kala mengkritik Mendikbud Nadiem Makarim soal pendidikan di Indonesia (Youtube TV Parlemen)

Hal inilah yang membuat kualitas pendidikan makin buruk tahun ini.

Baca Juga: Putri Munir Said Thalib Soroti Kondisi Indonesia pada Peringatan 20 Tahun Kematian sang Ayah: Abah Pasti Ngelu Lihat Indonesia Sekarang, tapi...

"Selama ini menteri pendidikan ada Pak Ki Hajar Dewantoro, orang hebat, mendirikan taman siswa dan sampai sekarang jadi cikal bakal prinsip pendidikan kita. Ada Pak M Nuh, Rektor ITS, lalu Pak Anies Baswedan, Direktur Paramadina, semua orang hebat di bidang pendidikan," kata JK.

"Lalu kemudian Mas Nadiem, yang tidak punya pengalaman di bidang pendidikan, tidak pernah datang ke daerah, jarang ke kantor kalau begini bagaimana bisa pendidikan jadi bagus kalo menterinya seperti ini," imbuhnya.

2. Kurikulum Merdeka Dinilai Tak Membuahkan Hasil

JK juga menyebut kebijakan menerapkan Kurikulum Merdeka di sekolah tak membuahkan hasil yang baik.

Baca Juga: 6 Fakta Yasmin Nur, Mbak-Mbak Ngaku Stafsus yang Viral di X: Pendidikan hingga Kontroversi Dikulik Netizen

Menurutnya, kurikulum merdeka tak bisa diterapkan di Indonesia, akibatnya para pelajar dan mahasiswa menjadi lulusan yang asal tamat, tapi tidak bisa bekerja.

Bahkan mirisnya, kebanyakan anak SMK yang lulus hanya bekerja sebagai caddy golf dan dinilai tak sesuai dengan ilmu yang didapatkan di bangku sekolah.

"Ada tujuh puluh persen dari empat caddy di lapangan golf adalah tamatan SMK, itu artinya ekonomi tidak berkembang, sehingga mereka sekolah SMK tidak ada kerjaan, atau bisa jadi mereka tamat asal tamat, sehingga tidak bisa bekerja," ujar JK.

Baca Juga: Bungkam Soal Jet Pribadi dan Fufufafa, Kaesang Pangarep Asyik Main Bola Bersama Gibran Rakabuming, Netizen: Pencitraan...

"Sekolah di sini bikin kurikulum merdeka, tiba-tiba semua sekolah mau dimerdekakan kurikulumnya. Akibatnya beginilah hasilnya," lanjutnya.

JK juga menjelaskan bahwa Indonesia ssharusnya banyak belajar dari pendidikan di Jepang, Korea, India dan China, yang bisa mencetak generasi berkualitas.

3. Pentingnya Ujian Nasional

JK menyebut kebijakan penghapusan ujian nasional juga menjadi salah satu penyebab turunnya kualitas pendidikan di Indonesia.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube TV Parlemen

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X