Latar belakangnya sebagai seorang selebritas tidak hanya menambah daya tarik pasangan ini, tetapi juga diharapkan mampu menarik simpati dari berbagai kalangan, terutama dari masyarakat yang mencintai seni dan budaya lokal.
Di sisi lain, Acep Adang Ruhiyat adalah figur politik yang sudah berpengalaman, dengan rekam jejak yang kuat dalam berbagai posisi strategis di Jawa Barat.
Selain pasangan Acep-Gita, kompetisi Pilgub Jawa Barat 2024 juga diramaikan oleh dua pasangan calon lainnya.
Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, yang merupakan gabungan beberapa partai politik besar.
Sementara itu, pasangan Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie diusung oleh PKS dan Partai NasDem.
Hingga saat ini, PDI Perjuangan (PDIP) masih belum mengumumkan dukungan mereka kepada salah satu pasangan calon, menjadikan kontestasi politik di Jawa Barat semakin menarik untuk diikuti.
Proses pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat telah dimulai sejak Selasa (27/8) dan akan ditutup pada Kamis malam ini.
KPUD Jawa Barat dijadwalkan akan mengumumkan penetapan resmi pasangan calon pada 22 September 2024.
Baca Juga: 4 Pernyataan Gus Ipul Soal Lukman Edy yang Dilaporkan PKB ke Bareskrim Polri: PBNU Siap Berproses!
Setelah itu, tahapan kampanye akan dimulai, di mana para calon diharapkan mampu menyampaikan visi dan misi mereka kepada masyarakat Jawa Barat secara luas.
Pemungutan suara serentak untuk Pilgub Jawa Barat akan digelar pada 27 November 2024, menjadi momen penentuan bagi masa depan provinsi yang dikenal sebagai salah satu barometer politik nasional ini.
Dalam beberapa bulan ke depan, Jawa Barat akan menjadi panggung bagi berbagai manuver politik dan kampanye dari para pasangan calon.
PKB, dengan mengusung Acep Adang Ruhiyat dan Gita KDI, berharap dapat meraih hati masyarakat Jawa Barat dan membawa perubahan signifikan bagi provinsi tersebut. ***
Artikel Terkait
Muncul Fitnah dan Berita Bohong, DPC PKB Jember dan Jajaran Laporkan Eks Sekjen DPP PKB Lukman Edy
Kyai Ma'ruf Amin Siap Jadi Penengah Konflik PBNU dan PKB tetapi Tidak Bersedia 1 Hal: Kalau Hanya untuk...
Cak Imin Tegaskan PKB Bukan Milik PBNU, Muhaimin Iskandar Ingatkan Konstitusi
Anies Baswedan Korban PHP, PKB Mantap Koalisi dengan Gerindra, Cak Imin: Penting
Goodbye PKB? Imbas Merapat ke KIM Plus, Netizen Ramai-Ramai Unfollow Cak Imin di Instagram