Minggu, 19 Juli 2026

Goodbye PKB? Imbas Merapat ke KIM Plus, Netizen Ramai-Ramai Unfollow Cak Imin di Instagram

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 19 Agustus 2024 | 07:00 WIB
Cak Imin ramai ditinggalkan netizen. (Instagram.com/@cakimiNow)
Cak Imin ramai ditinggalkan netizen. (Instagram.com/@cakimiNow)

SketsaNusantara.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus di ajang pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan oleh Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid yang sekaligus membantah pernyataan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang membuka peluang koalisi.

"Sudah final bahwa PKB untuk Pilkada DKI Jakarta ini bersama Gerindra," ujar Hasanuddin di Jakarta Pusat, Minggu 18 Agustus 2024.

Baca Juga: Kyai Marzuki Mustamar Mencuat di Tengah Popularitas Khofifah-Emil Dardak untuk Pilgub Jawa Timur, Kakak Cak Imin Tak akan Biarkan Ada Kotak Kosong

Menurut keterangannya, keputusan PKB itu sudah final seiring dengan menguatkan KIM Plus di Pilgub Jakarta.

Saat ini, KIM Plus memastikan akan mengusung Ridwan Kamil dan Suswono sebagai calon gubernur dan wakil di Pilkada.

Semntara itu, Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar juga telah menyatakan koaliasi dengan Gerindra.

Baca Juga: Berdandan ala Santri, Kaesang Kunjungi Cak Imin di Kantor PKB, Netizen: Partai Sarung Indonesia?

Ia menyebut ada kecocokan dengan partai berlambang kepala burung garuda tersebut dari segi Ekonomi Kerakyatan.

Kabarnya, pengumuman resmi dukungan bersama KIM Plus akan disampaikan hari ini, Senin 19 Agustus 2024.

Dengan merapatnya PKB, NasDem, dan PKS ke barisan KIM Plus berarti memadamkan harapan Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta.

Baca Juga: Cak Imin Dilaporkan ke MKD Buntut Bawa Istri Ikut Timwas Haji DPR, Ada Kaitan dengan Konflik PKB-PBNU?

Dari pantauan SketsaNusantara.id, tampak netizen ramai-ramai menyatakan kekecewaan mereka di akun Instagram Cak Imin, @cakimiNow.

Dalam unggahan akun Cak Imin pada Minggu 18 Agustus tentang pernyataan soal konflik dengan PBNU, netizen justru berkomentar dengan pedas.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X