SketsaNusantara.id – Hingga kini, Kaesang Pangarep dan istrinya, Erina Gudono masih dirujak netizen karena menaiki pesawat jet pribadi ketika pergi ke Amerika Serikat.
Diketahui, mereka berangkat sebab Erina disebut akan menjalankan studi S2 di University of Pennsylvania, tepatnya pada The Faculty of Social Policy and Practice.
Kabar keberangkatan mereka mencuat di medsos setelah warganet di akun X (dulunya Twitter) mengunggah screenshot postingan Erina pada Rabu, 21 Agustus 2024.
Baca Juga: Sajak Suara Wiji Thukul: Terus Memburu Kita seperti Kutukan
"USA here we go,” tulis Erina pada Instagram Storynya di akun @erinagudono, dikutip oleh SketsaNusantara.id dari akun X milik @aglioeoliopasta.
Pesawat yang digunakan Kaesang dan Erina tersebut juga diduga jet pribadi dengan nama Gulfstream G650.
Gulfstream merupakan jenis pesawat jet yang dibuat Gulfstream Aerospace dari Georgia, Amerika Serikat. Gulfstream juga diketahui telah membuat pesawat lebih dari 2.000 sejak tahun 1958.
Baca Juga: KPU Kabupaten Jombang Buka Pendaftaran Pilkada 2024, Berikut Syarat-syaratnya
Gulfstream G650 ialah salah satu pesawat jet pribadi yang terkenal di dunia aviasi sipil. Diketahui pesawat ini memiliki kapasitas 19 orang penumpang.
Kecepatan dari pesawat ini untuk menjangkau jarak adalah 8.000 mil atau setara 12.900-an km.
Inilah 4 fakta tentang pesawat jet Gulfstream G650 yang dipakai Kaesang dan Erina saat pergi ke Amerika Serikat.
1. Menjadi pilihan bagi orang-orang ternama
Artikel Terkait
Beredar Video Lawas Erina Gudono Unjuk Bakat Menari dan Nembang di Ajang Puteri Indonesia, Bikin Netizen Tercengang: Merinding Banget...
Diduga Sindir Erina Gudono, Cuitan Laura Basuki Soal Bayi 18 Bulan Langsung MPASI Jadi Sorotan Warganet, Ada Apa?
Bongkar Sosok Jelita Jeje, Menantu Kejagung Mendadak Dirujak Publik Buntut Bela Kaesang dan Erina Soal Jet Pribadi, Diduga Terima Gratifikasi?
Video Lama Kaesang-Erina Gudono Naik Jet Pribadi Ramai, Netizen Soroti Belanjaannya: Enak Buka Jastip, Gaperlu Cek Bea Cukai
Mbak-Mbak Netizen Alya Djohan Ramai Dihujat Usai Komen Julid ke Kaesang-Erina Gudono, Mbak Aly: Kenang-kenangan Dilecehin Rezim