Mereka juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan menolak revisi yang berpotensi mengancam demokrasi. Sikap ini menunjukkan keberanian HMI dalam menjaga demokrasi yang adil dan transparan.
Dalam pandangan HMI, langkah pemerintah dan DPR ini bukan hanya pelanggaran terhadap konstitusi, tetapi juga pengkhianatan terhadap rakyat Indonesia.
Mereka mengingatkan kita semua bahwa demokrasi tidak hanya bisa diserahkan kepada segelintir orang yang berkuasa.
Demokrasi harus dijaga oleh rakyat yang sadar dan berani menuntut keadilan, bahkan ketika kepentingan pribadi dan kelompok tertentu berusaha mengambil alih.
Dengan tegas, HMI Bulaksumur menyatakan bahwa demokrasi Indonesia berada di tangan Yang Maha Kuasa, tetapi tanggung jawab untuk menjaganya berada di pundak setiap warga negara yang peduli terhadap masa depan bangsa ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Sujiwo Tejo Ingatkan Bahwa Putusan MK Bersifat Final dan Mengikat, Sindir dengan Satir Anggota Dewan Soal Ini...
Bahas Tambang dengan Jokowi saat Rakyat Tengah Aksi Demonstrasi, Gus Yahya Kena Sindir Gus Nadir: Contoh Dong PBNU
Semarang Chaos! Aksi Massa Tolak UU Pilkada di DPRD Jateng, Polisi Tindak Tegas Para Demonstran
Parah! Imbas Demo Tolak RUU Pilkada, 11 Demonstran di Semarang Terluka Akibat Serangan Aparat Keamanan, Begini Kondisinya Sekarang...
Kiky Saputri Pilih Berjuang Lewat Jalur Dalam saat Sejumlah Komika Indonesia Kompak Ikut Demo ke Gedung DPR, Bikin Netizen Auto Nyinyir