Berbeda dari Khalfani, Alfarizki Satria membuat poster tentang kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Satria, begitu biasanya dipanggil, yang tinggal di RT 06 ini menangkap fenomena yang kini tengah ramai dibicarakan warga, yakni Sound Horeg.
Posternya menggambarkan sebuah pesta kemeriahan perayaan dengan menggunakan alat pengeras suara yang jumlahnya banyak atau Sound Horeg.
Menurut juri sekaligus pembina Karang Taruna Nawasena, Didik Suharijadi, ide lomba membuat poster dan lagu menggunakan aplikasi AI berawal dari obrolan anak muda yang akrab dengan teknologi.
“Mereka anak-anak Gen Z yang akrab dengan kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi, salah satunya AI. Maka mengapa tidak kita coba wadahi saja dengan lomba membuat poster dan lagu menggunakan aplikasi AI. Dan hasilnya ternyata di luar dugaan saya, padahal mereka hanya sekali saja mengikuti briefing pengenalan aplikasi AI. Ini bukti mereka kreatif dan jika diarahkan maka hasilnya juga positif,” ungkap Didik Suharijadi.
Untuk mengikuti lomba tersebut, para peserta menggunakan aplikasi AI yakni Dalle-4 sebagai pembuat poster. Sedangkan untuk menciptakan lagu dipakai SUNO AI.
Setiap peserta diberi waktu satu jam untuk menyelesaikan tugasnya. Peserta ditantang memasukkan dan merangkai kata kunci yang tepat dalam aplikasi AI di HP untuk menghasilkan poster dan lagu yang menarik.
Sementara itu Ketua RW 17, Soetriono, mengapresiasi ide dan lomba membuat poster dan lagu menggunakan aplikasi AI yang digagas anak muda di kampungnya.
Menurutnya lomba ini bisa menggugah semangat dan kreativitas Gen Z sekaligus menjadi wahana literasi digital yang efektif dan tidak terkesan menggurui.
“Setahu saya lomba membuat poster dan lagu menggunakan aplikasi AI ini mungkin kali pertama diadakan, bahkan untuk di level Jawa Timur. Dengan lomba semacam ini anak-anak muda mendapatkan kesempatan mengembangkan ide kreatifnya, sekaligus menyalurkan kemampuan mereka ke arah yang positif,” jelas Soetriono yang juga guru besar di Universitas Jember ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Pemilik Daycare Pekanbaru yang Lakukan Kekerasan pada Anak, Korban Diperlakukan Kejam dan Sadis!
Ahmad Ridwan 'Korea' Tegaskan Maju dalam Pilbup Batang 2024, Tekankan Peran Penting Jurnalis dalam Gelaran Pilkada
DPC PPP Tegaskan Hanya Terima Surat Tugas Atas Nama Gus Fawait dari DPP PPP, untuk Maju Pilkada Jember
Muncul Isu Lawan Kotak Kosong dan Dianggap Tak Demokratis, Gus Fawait Tegaskan Siap Berkompetisi dengan Siapapun di Pilkada Jember
Kyai Marzuki Mustamar Mencuat di Tengah Popularitas Khofifah-Emil Dardak untuk Pilgub Jawa Timur, Kakak Cak Imin Tak akan Biarkan Ada Kotak Kosong
Habis Anies Sepah Dibuang? PKS Sebut 8 Presiden Indonesia Punya Partai
Jelang Pelantikan Anggota DPRD Jember Periode 2024-2029, KPU Jember: Masih Ada Gugatan di Daerah Lain