SketsaNusantara.id - Sebanyak 6 orang santriwati di Karawang Jawa Barat mendatangi kantor polisi pada Sabtu untuk melaporkan pelecehan yang mereka alami.
Pelecehan kepada santriwati itu dilaporkan terjadi di salah satu Pondok Pesantren di Karawang, Jawa Barat hingga korban trauma dan tak mau mondok lagi.
Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV, 6 santriwati tersebut telah alami pelecehan hingga alami trauma mendalam.
Kasus tersebut terungkap berawal dari satu santriwati yang melaporkan pelecehan yang dialaminya dan kemudian melaporkan pada orang tuanya.
Akhirnya dari satu orang santriwati kemudian berkembang menjadi 6 orang dengan didampingi kuasa hukumnya datang ke kantor polisi.
Mereka mendatangi unit perlindungan perempuan dan anak Satreskrim Polres Karawang Polda Jawa Barat.
Lalu mereka mendatangi kepolisian untuk melaporkan pelaku yang kemungkinan besar memiliki banyak korban yang merupakan santri di Pondok Pesantren yang sama tersebut.
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah, Pemprov Kalimantan Tengah Siap Sukseskan MTQ VII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2024
Menurut keterangan korban, ada sekitar 20 santri yang mengalami pelecehan oleh pelaku. Untuk itu satu persatu para santriwati yang melapor ini diperiksa secara maraton.
Kasat Reskrim Karawang, AKP Nazal Fawwaz mengatakn bahwa saat ini pihaknya sedang lakukan pendalaman kepada sejumlah saksi.
Rupanya pelaku pelecehan tersebut berdasarkan laporan merupakan guru ngaji sekaligus pemilik Pondok Pesantren.
Namun saat ini masih belum dikonfirmasi terkait nama karena masih pendalaman perkara oleh pihak kepolisian.
Artikel Terkait
Kado Kemerdekaan! Presiden Joko Widodo Apresiasi Perolehan Medali Emas Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah
Detik-Detik Polisi Pecahkan Kaca Mobil yang Berhenti Dadakan di Tol Kuningan Jakarta, Selamatkan Pengemudi Terkena Serangan Jantung
Kasus Kekerasan pada Anak Terjadi Lagi! Balita di Bima NTB Meninggal Dunia Diduga Dianiaya Pengasuhnya Sendiri, Netizen Soroti Orang Tua Korban
Jumlah Pemilih di Kabupaten Sidoarjo Turun, Bawaslu Temukan Banyak Pemilih Tak Memenuhi Syarat
Juara 1 KSM Provinsi, Siswi MAN 1 Banyuwangi Wakili Jawa Timur KSM Tingkat Nasional
Jadwal Pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2024, KPU Jember: Semua Sesuai Aturan PKPU