SketsaNusantara.id - Lia Istifhama, anggota DPR RI terpilih Jawa Timur mengapresiasi giat penanaman pohon yang diselenggarakan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Lumajang dan Cheil Jedang Indonesia.
Penanaman pohon tersebut dilakukan di area hutan Mangrove sebagai bentuk kepedulian lingkungan di wilayahnya.
“Saya beberapa kali giat langsung bersama CDK Wilker Lumajang dan CJI. Jadi saya saksi kepedulian mereka dalam beragam kolaborasi yang sangat positif," kata Lia Istifhama.
Lia mengaku kedua pihak ini bukan hanya aktif menunjukkan kepedulian pada lingkungan, tapi juga sangat kooperatif dengan banyak pihak yang memiliki kepedulian yang sama.
Senator cantik keponakan Gubernur Jatim 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa itu juga menjelaskan bahwa kepedulian mereka tak pandang bulu.
“Mereka ini jika kolaborasi positif untuk penyelamatan lingkungan, tidak pandang bulu, saya kira. Terbukti, saya pernah terlibat dalam giat mereka, itu tidak hanya ketika mereka berkolaborasi dengan Pemkab," jelas Lia
Baca Juga: Siap Maju Pilgub NTB 2024, Bang Zul: Lanjutkan Pembangunan untuk NTB Gemilang
Lia menyebut kolaborasi keduanya tak hanya bekerjasama dengan Pemkab, seperti Pasuruan, tapi juga dengan kelompok masyarakat yang peduli pada konservasi alam, bahkan kelompok KKN UINSA melibatkan Ning Lia sebagai salah satu stakeholder.
Kelompok KKN yang ning Lia maksud itu, ternyata mahasiswa KKN kelompok 63 UINSA yang melaksanakan giat di desa Jarangan, Pasuruan yang merampungkan kegiatannya pada 24 Juli 2024 lalu.
Bukan hanya multi kegiatan, kelompok KKN 63 yang didampingi oleh Dr. Syaifudin Zuhri M.SI. selaku DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) tersebut juga berhasil kolaboratif multi pihak.
Bukan hanya dengan Pemerintah Desa (Pemdes) yang dinahkodai Mukminin, tapi juga banyak stakeholder.
Artikel Terkait
APBD Perubahan 2024 Belum Masuk, DPRD Jember Pastikan Ada Keterlambatan Pembahasan
Marisa Putri Kuliah di Mana? Inilah Profil Universitas Abdurrab di Pekanbaru, Ranking, Jurusan hingga Biaya Kuliah
Kehidupan Asli Marisa Putri, Ngontrak Rumah di Gunung Sahilan, Kampar, hingga Mengaku Kerja di Pekanbaru
Resmi Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pelatih Renang di Asahan Aniaya Guru Olahraga Wanita: Awalnya Hanya Adu Mulut
Marisa Putri Mengaku Tak Sadar Tabrak IRT hingga Meninggal Dunia, Ternyata Bukan karena Miras Saja, Tapi Tak Mampu...
Sekjen PKB Absen dari Undangan Pansus PBNU, Cholil Nafis: Sudah Ditunggu...
DPRD Jember Tolak Rencana Hibah Aset Pemkab ke DPC PDI Perjuangan, Ini Alasannya
Polda Riau Tangkap 1 Teman Marisa Putri yang Ikut Pesta Narkoba Sebelum Tabrakan Maut di Pekanbaru, Siapa?