Kini, Yeyen pun mencoba ikhlas dan menerima takdir serta ketetapan Tuhan bahwa sang ibu sudah berada di pangkuan sang pencipta.
Bahwa sang ibu sudah berada di tempat yang terbaik di sisi-Nya meski banyak penyesalan yang berkecamuk di benak Yeyen.
"Penyesalan ini selalu berkecamuk di benak Yeyen, tapi tak ada yang perlu disesali karena ini semua ketetapan Allah dan jalan terbaik untuk mama," tulis Yeyen.
"Yeyen ikhlas mama pergi, tapi seandainya Yeyen cengeng, mama jangan sedih ya Yeyen lihat nangis. Besok Yeyen akan jadi anak yang kuat," sambungnya.
Yeyen cuma mau bilang kalau mama adalah ibu terbaik yang gak akan pernah ada gantinya. Yeyen minta maaf kalau selama ini Yeyen nakal, sampai ketemu lagi. Yeyen sayang Mama," pungkasnya.
Curhatan pilu anak korban yang ditabrak Marisa Putri ini menuai reaksi publik dan membuat netizen terharu.
Tak sedikit warganet yang mengaku menangis karena seolah-olah merasakan kesedihan mendalam Yeyen setelah ditinggal ibunya.
Warganet pun berharap keluarga korban mendapat keadilan dan Marisa Putri sebagai pelaku tabrakan mendapat hukuman setimpal.
"Aku bacanya sambil berkaca-kaca, ga kebayang pedihnya ditinggal ibu sendiri. Ya Allah, semoga keluarga Yeyen mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya," komentar akun @moona_luss.
"Nyesek banget bacanya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, dan pelaku bisa mendapat hukuman setimpal, meskipun kekecewaan tetap ada tapi yakin Allah maha baik," komentar akun @ffam_miwaa.
Sementara itu, Marisa Putri telah ditetapkan sebagai tersangka dan mengaku dalam keadaan tidak sadar karena dalam pengaruh alkohol
Artikel Terkait
Penuhi Syarat Minimal 300 Pemilih, KPU Kabupaten Kediri Fasilitasi TPS Lokasi Khusus di Pondok Pesantren
5 Poin Klarifikasi PCNU Kabupaten Indramayu, Buntut Massa Aliansi Santri Gus Dur Geruduk Kantor PBNU Jakarta
Gus Mus Heran Kenapa Ada Orang kok Mau Jadi Pengurus NU: Ini Harus Belasungkawa
Profil KH Anwar Manshur, Pengasuh Ponpes Lirboyo yang Terpilih Jadi Rais Syuriah PWNU Jawa Timur Periode 2024-2029
Profil KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin, Ketua Tanfidz PWNU Jawa Timur Periode 2024-2029, Ternyata Cicit Ulama Besar Indonesia
Meriahkan Jember Fashion Carnaval 2024, Pupuk Indonesia Group Tampilkan 22 Artwear Produk UMKM
Pernyataan Sepupu Korban Kecelakaan di Kota Pekanbaru Soal Sikap Keluarga dan Pelaku, Tidak Ada Rasa Cemas Sedikit Pun?