Kamis, 4 Juni 2026

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin, Ketua Tanfidz PWNU Jawa Timur Periode 2024-2029, Ternyata Cicit Ulama Besar Indonesia

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Minggu, 4 Agustus 2024 | 09:00 WIB
Gus Kikin Ketua Tanfidz PWNU Jawa Timur (kanan) dan KH Anwar Manshur Rais Syuriah Jawa Timur (kiri).  (Instagram/@gusipul_id.)
Gus Kikin Ketua Tanfidz PWNU Jawa Timur (kanan) dan KH Anwar Manshur Rais Syuriah Jawa Timur (kiri). (Instagram/@gusipul_id.)

Ia juga mendirikan Tebuireng Institute For Islamic Studies, sebuah lembaga yang fokus pada peninggalan ideologi dan karya-karya Hadratusyyaikh KH M. Hasyim Asy’ari.

Baca Juga: Ada Upaya Pelumpuhan PKB, Cak Imin: Jangan Pernah Ngaku-Ngaku NU

Di bawah kepemimpinan Gus Kikin, Pesantren Tebuireng berkembang pesat dengan berdirinya tiga cabang baru, termasuk Pesantren Tebuireng Cabang 17 di Banyumas, Jawa Tengah, dan Tahfidz Al-Musthofa sebagai cabang ke-16.

Gus Kikin, selain dikenal sebagai tokoh agama, juga merupakan pengusaha sukses di bidang minyak dan gas bumi. 

Ia memimpin PT. Energi Mineral Langgeng (EML), sebuah perusahaan migas nasional yang mengelola South East Madura Block. Wilayah kerja PT. EML mencakup Sumenep dan Situbondo, Jawa Timur.

Baca Juga: Memanas! Cak Imin Sebut Gus Yahya dan Gus Ipul Rusak, Ketum PKB: Emang Siapa Lu...

Pada 3 April 2012, Gus Kikin mengukir sejarah dengan menobatkan Sumur Eksplorasi ENC-01 di Desa Tanjung, Saronggi, Sumenep, sebagai sumur migas pertama di Indonesia yang dimiliki oleh seorang santri. Pengeboran ini menandai langkah penting dalam industri migas nasional.

Kiprah Gus Kikin di industri migas menunjukkan kemampuan santri dalam berkontribusi pada sektor ekonomi strategis.

Dengan kepemimpinan yang visioner, Gus Kikin membawa PT. EML ke arah yang lebih maju, menciptakan sejarah baru di industri migas Indonesia.

Baca Juga: Jokowi dan Semua Menteri Siap Sidang Kabinet di IKN, Prabowo Pastikan Hadir

Terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Tanfidz PWNU Jatim membuka lembaran baru dalam sejarah organisasi tersebut. 

Dengan latar belakang yang kuat dan pengalaman memimpin salah satu pesantren terbesar di Indonesia, Gus Kikin diharapkan dapat membawa NU Jatim ke arah yang lebih baik.

Program-program yang diusung di Pesantren Tebuireng bisa menjadi inspirasi untuk inovasi dan pengembangan di PWNU Jatim.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

 

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X