SketsaNusantara.id - Aliansi Santri Gus Dur berencana menggelar unjuk rasa di depan kantor pusat PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) di Jakarta.
Demo bertajuk Alians Santri Gus Dur Menggugat ini akan digelar pada Jumat, 2 Agustus 2024 pukul 14.00-16.30 WIB.
Aksi dengan massa sekitar 120 orang ini membawa 5 tuntutan dalam aksi tersebut.
Dari undangan yang diterima tim redaksi SketsaNusantara.id, unjuk rasa yang digelar Aliansi Santri Gus Dur berkaitan dengan konflik internal dalam tubuh keluarga besar Nahdlatul Ulama.
Pasalnya 5 tuntutan yang diajukan Aliansi Santri Gus Dur ini menyebut-nyebut sosok Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya hingga Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Tak hanya itu, Aliansi Santri Gus Dur juga menyebutkan tuntutan terkait sejarah Nahdlatul Ulama (NU) yang dibelokkan.
Adapun tuntutan Aliansi Santri Gus Dur menggugat dalam demo di depan kantor pusat PBNU adalah sebagai berikut:
1. Meminta Ketua Umum dan Sekretaris Jendera PBNU, Gus Yahya dan Gus Ipul (H. Saifullah Yusuf) untuk mundur dari jabatannya.
2. Meminta PBNU untuk segera menggelar Muktamar Luar Biasa (MLB) NU.
3. Meminta PBNU menindak tegas oknum pengurus yang diduga membelokkan sejarah berdirinya NU.
Artikel Terkait
13 Tokoh NU Pendiri PMII Selain KH Chalid Mawardi, Ada Anak Ulama Asal Malang yang Jarang Disebut, Siapa?
Operasional Ibadah Haji 2024 Resmi Berakhir, Kemenag Catat 461 Jemaah Wafat di Arab Saudi! Ini Daftarnya...
Isi Sejarah NU yang Dibelokkan Buku-Buku Pelajaran, Gus Yahya: Tiba-Tiba Ada Narasi Baru
PBNU Keluarkan Larangan bagi Anggotanya Mengutip Iuran untuk Kegiatan Organisasi, Gus Yahya: Harus Dikembalikan ke Warga
Di Balik Pro Kontra Konsesi untuk Ormas Keagamaan, LPPNU dan LPNU Kabupaten Gresik Sambut Baik Keputusan PBNU Kelola Tambang