Minggu, 19 Juli 2026

Jelang Pilkada Serentak 2024, KPU Kabupaten Malang Targetkan Tingkat Partisipasi Masyarakat Minimal sama dengan Pemilu

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Senin, 29 Juli 2024 | 10:15 WIB
Komisioner KPU Kabupaten Malang Askari saat memberikan materi. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.)
Komisioner KPU Kabupaten Malang Askari saat memberikan materi. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.)

SketsaNusantara.id - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menargetkan jumlah partisipasi masyarakat mencapai 80 persen.

Hal ini disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Malang Divisi Hukum dan Pengawasan Askari, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Senin, 29 Juli 2024.

Askari mengatakan, dalam gelaran Pilkada 2024 ini KPU Kabupaten Malang menargetkan partisipasi masyarakat mencapai 80 persen.

Baca Juga: Pemkab Jember Pantau Perkembangan Perbaikan Jalan Menuju Pantai Bande Alit hingga Gelar Bakti Sosial

"Target ini menjadi minimal yang dipasang, pasalnya melihat antusiasme dari Pemilu kemarin sudah mencapai 80 persen,” ujarnya.

Meskipun menurut Askari, total partisipasi masyarakat dalam Pilkada tahun 2020 lalu jumlah parmasnya sebanyak 60 persen.

"Kalau berkaca pada tahun 2020 yang disaat covid, jumlah partisipasinya 60 persen dan sekarang kami menilai bisa meningkat,” jelasnya.

Baca Juga: Pleno DPHP Tingkat Desa atau Kelurahan Dimulai 1 Agustus, KPU Kabupaten Sampang Matangkan Persiapan

Upaya dari KPU Kabupaten Malang menurutnya, dengan mengadakan kirab Pemilu yang dilakukan di kecamatan atau Koordinator Wilayah (Korwil) masing-masing.

"Untuk mencapai target 80 persen memang ada upaya yang maksimal, mulai dari melakukan kirab Pemilu di 33 kecamatan atau korwil,” jelasnya.

Ia menambahkan, KPU Kabupaten Malang juga akan membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat agar bisa ikut memberikan penjelasan kepada masyarakat.

Baca Juga: Daftar Anggota Tim Pengelola Tambang Muhammadiyah, Ada Menko PMK Muhadjir Effendy hingga Waketum MUI Anwar Abbas

"Kita juga lakukan koordinasi dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat, melalui badan ad-hoc kami di bawah untuk menginformasikan semua tahapan Pilkada,” ungkapnya.

Selain itu, dengan jumlah pemilih pemula dan pemilih muda yang cukup banyak di Kabupaten Malang, pihaknya juga melakukan sosialisasi tatap muka ataupun memaksimalkan media sosial.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X