SketsaNusantara.id - Pada Rabu, 17 Juli 2024, Presiden Joko Widodo menyelesaikan kunjungan kenegaraan singkat namun bersejarah ke Persatuan Emirat Arab (PEA), ini terlihat dalam unggahan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Selama kunjungan ini, sejumlah kesepakatan bilateral yang signifikan antara pemerintah kedua negara berhasil dicapai, mencakup berbagai bidang kerja sama, baik antar pemerintah maupun sektor bisnis.
Kunjungan tersebut ditandai dengan pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dan Presiden Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Qasr Al Watan.
Baca Juga: 6 Pabrik Nikel Terbesar di Dunia Ada di Indonesia, Jadi Magnet Investasi, Menguntungkan?
Inilah kemudian yang menjadi ajang pengumuman resmi dari kesepakatan-kesepakatan baru tersebut.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) telah mengalami perkembangan pesat sejak dimulainya kerjasama pada tahun 1976.
Hubungan ini dimulai dengan penandatanganan Perjanjian Komisi Bersama di Jakarta pada 19 Oktober 2010.
Baca Juga: Bebas dari Penjara Usai Kasus Penistaan Agama, Inilah Sosok Panji Gumilang, Pendiri Ponpes Al-Zaytun
Dan diikuti oleh Treaty on Mutual Legal Assistance in Criminal Matters yang ditandatangani pada 2 Februari 2014 di Abu Dhabi.
Kunjungan tingkat tinggi turut memainkan peran penting dalam memperkuat ikatan bilateral.
Pada September 2015, Presiden Indonesia bertemu dengan Putera Mahkota Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan di UEA.
Baca Juga: Profil Sudaryono, Wamentan Baru Mantan Ajudan Prabowo, Batal Maju Pilgub Jateng
Empat tahun kemudian, pada 24 Juli 2019, Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
Ini menandai kunjungan pertama dalam hampir tiga dekade dan menghasilkan penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk Kerjasama Pertahanan.
Artikel Terkait
Profil Hevearita Gunaryati Rahayu, Wali Kota Semarang yang Jadi Sorotan Usai Diperiksa KPK, Ternyata Punya Jejak Karir Mentereng
Diperiksa KPK, Segini Kekayaan Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang Ternyata Cuma Punya 2 Motor?
2 Pasangan Bacabup dari Unsur Perseorangan Tak Lolos Verfak Bawaslu Jatim, Status TMS
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya Dapat Restu Sang Bunda Maju
Massa Ngamuk dan Bakar Kantor KPU Jember! Wabup: dari Berbagai Kemungkinan, Petugas Siap!
Pasangan Bakal Calon Perseorangan Gus Jaddin-Arismaya Parahita Gagal Maju di Pilkada Jember, Ketua Timses: Suka Tidak Suka, Kami Terima
Profil Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo Mantan Jurnalis yang Kini Dilantik Jadi Wakil Menteri Keuangan