Kamis, 4 Juni 2026

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya Dapat Restu Sang Bunda Maju

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 18 Juli 2024 | 12:57 WIB
Gus Ibin (tiga dari kiri;red) saat diskusi dengan CEO Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono dan Direktur SketsaNusantara.id Gogot Cahyo Baskoro. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara. )
Gus Ibin (tiga dari kiri;red) saat diskusi dengan CEO Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono dan Direktur SketsaNusantara.id Gogot Cahyo Baskoro. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara. )

"Pembahasan tersebut diserahkan kepada ibu kami, karena banyak saudara-saudara kami di sini,” tuturnya.

Baca Juga: Universitas Jember Hibahkan Mesin FS-UV Ciptaan Para Peneliti UNEJ, Solusi Atasi Kesulitan Air Bersih bagi Warga Pamekasan

Alumni D3 Agribisnis Universitas Brawijaya ini menyampaikan, pihak PCNU menunggu sekitar 2 minggu dan akhirnya sang ibu merestui.

"Jadi semua keputusan dan pembahasan untuk maju semua kami serahkan kepada ibu kami, karena restunya di beliau,” jelasnya.

Gus Ibin menambahkan, keputusan maju ini selain mendapatkan restu dari sang ibu, pihaknya melihat bahwa banyak problem yang harus dibenahi di Nganjuk.

"Persoalan pengangguran, kemiskinan dan pengembangan sektor pertanian hingga kesehatan yang sangat perlu dibenahi,” tegasnya.

Baca Juga: KPU Jawa Timur Gelar Kompetisi Jurnalistik Pilkada Serentak 2024, Hadiah Puluhan Juta, Ini Link Daftarnya

Ia melihat, rantai kemiskinan ini terjadi karena sektor pertanian di Nganjuk memerlukan  perhatian khusus, karena Nganjuk merupakan lumbung hasil pertanian.

"Jadi kami ingin bisa membangun Nganjuk dengan sektor pertaniannya,” pungkasnya.

Dengan kondisi tersebut, CEO Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono memberikan masukan terkait potensi yang ada di Nganjuk untuk bisa dikembangkan.

Baca Juga: Bangun Lumajang dengan Visi Misi Kemanusiaan, Indah Amperawati Buka Peluang Kerja Sama dengan Promedia Teknologi

"Selain dari segi pertanian dalam pengurangan pengangguran dan pengentasan kemiskinan, kami juga bisa menawarkan kemitraan melalui media,” tuturnya.

Ia menyampaikan, Promedia Teknologi Indonesia bersiap membantu dalam pelatihan dan publikasi potensi di Nganjuk.

"Kami bisa memberikan bantuan untuk pelatihan media di Nganjuk, karena agar bisa sinergi untuk menjadikan pengusaha media berdaya,” jelasnya.

"Selain itu, kami juga membuka peluang lapangan kerja sesuai visi kami bagi dengan mencetak para content creator,” tutupnya.***

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X