SketsaNusantara.id - Kementerian, Pendidikan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara resmi mengeluarkan petunjuk atau panduan teknis Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2024/2025 Kurikulum Merdeka untuk PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK.
Informasi resmi mengenai panduan teknis materi MPLS tahun ajaran 2024/2025 diumumkan di data pokok Kemendikbudristek sejak 3 Juli 2024.
Kemendikbudristek dalam hal ini ingin mewujudkan kegiatan yang edukatif dan kreatif dalam MPLS guna membentuk sekolah sebagai tempat belajar aman dan nyaman bagi peserta didik khususnya peserta didik baru.
Baca Juga: Warga Kepanjen Kabupaten Malang Rilis Film Pendek Pantarlih demi Sukseskan Pilkada 2024 Serentak
Tentunya MPLS tahun ajaran 2024/2025 harus sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru.
Tidak sampai di situ, Kemendikbudristek juga berupaya pengimplementasian pencegahan kekerasan yang telah tertulis dalam Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP) dan fokus dalam Program Gerakan Sekolah Sehat (GSS) yaitu Sehat Jiwa.
Maka dari itu, Kemendikbudristek memberikan panduan sosialisasi PPKSP dan GGS pada saat pelaksanaan MPLS tahun ajaran baru 2024/2025.
Berikut link unduh panduan MPLS Tahun Ajaran 2024/2025 yang dikutip secara resmi SketsaNusantara.id dari laman dapo.kemdikbud.go.id.
Baca Juga: Sakor dan Sami, Duet Unik Maskot Pilkada 2024 Kabupaten Sampang dengan Khas Madura dan Aset Nasional
>>Download Panduan Teknis MPLS Tahun Ajaran 2024/2025 Kemendikbudristek SD, SMP, SMA<<
http://bit.ly/panduanmpls-ppksp
Demikian informasi mengenai panduan teknis MPLS tahun ajaran 2024/2025 dari Kemendikbudristek.***
Artikel Terkait
Hidden Gem Tulungagung, Pesona Sunset di Pantai Lumbung yang Bikin Candu, Serasa di Surga Beneran!
Apa Itu Aplikasi Fake GPS? Viral Perangkat Lunak yang Diduga Dipakai Oknum ASN untuk...
KPU Ngawi Gelar Bimtek Penanganan Pelanggaran Kode Etik dan Kinerja Badan Adhoc, Samsu Mustakim: Divisi Hukum Harus Aktif
Heboh Oknum ASN Baubau Ramai Lakukan Kecurangan, Ini 7 Fakta Tentang Aplikasi Fake GPS, Banyak Ruginya?
Cara Kerja Aplikasi Fake GPS di Perangkat Android yang Viral Dipakai Oknum Ojol hingga ASN