SketsaNusantara.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang terus menjalankan program sosialisasi demi kesuksesan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 pada November mendatang.
Dukungan dari seluruh warga juga beragam, khususnya yang berperan aktif sebagai pantarlih di masing-masing wilayah.
Salah satu partisipasi unik dari warga adalah dengan pembuatan film pendek yang diproduksi oleh pantarlih Kecamatan Kepanjen.
Baca Juga: 2 Makna Si Tengger Maskot KPU Kabupaten Probolinggo di Ajang Pilkada 2024
Film berdurasi singkat itu diunggah akun Instagram @ppk_kepanjen dan @kpukabmalang dengan caption "FILM DOKUMENTER PANTARLIH PILKADA SERENTAK 2024".
Durasi singkat film tersebut cukup menghibur karena menghadirkan dialog khas Malangan serta muatan yang lucu tapi informatif.
Film tersebut mengisahkan seorang pemuda yang minta diantar oleh bapaknya menuju ke rumah seseorang.
Baca Juga: Evaluasi Tahapan Coklit, KPU Trenggalek Umumkan Pantarlih Award, Harus Dipenuhi 9 Syarat Ini
Bapaknya salah paham karena mengira sang anak berminat ingin menikahi anak dari orang yang akan mereka kunjungi.
Sesampainya di lokasi, barulah sang bapak menyadari kesalahapahaman tersebut, karena anaknya datang ke situ sebagai petugas pantarlih untuk melakukan pencocokan dan penelitan (coklit).
Film tersebut mengundang banyak reaksi positif dari netizen.
Terlihat juga sejumlah akun instagram resmi penyelenggara pemilu yang mengomentari unggahan tersebut, termasuk akun KPU Kota Pasuruan.
Akun Instagram resmi KPU Kabupaten Malang memang cukup aktif mengunggah konten terkait penyelenggaraan Pilkada 2024.
KPU Kabupaten Malang juga telah merilis maskot bernama Cak Malih yang diciptakan oleh Ismail Rino Ridhollah.
Artikel Terkait
Data Capaian Coklit Kota Batu Terbaru, Ada 475 Pemilih Baru dan 1176 Pemilih Ubah, KPU: Ini Menjadi Tantangan bagi Pantarlih
Capai 36 Persen, KPU Kabupaten Kediri Target Tuntas Coklit 20 Hari, Ini Kendala yang Dihadapi
KPU Kabupaten Lumajang Perkenalkan 'SUJALI', Maskot Pilkada 2024 yang Cerminkan Budaya Lokal
Minggu Kedua Coklit Pilkada Serentak 2024, KPU Banyuwangi Telah Capai 80 Persen Lebih
Nobar Gebyar Coklit Serentak Satu Juta Pemilih, KPU Pacitan Targetkan Kenaikan Partisipasi Masyarakat di Pilkada 2024