Namun negara tetap memberikan tanah seluas 2.000 meter persegi atas jasa yang telah Gus Dur berikan selama memerintah.
Menariknya, kado dari negara untuk Gus Dur tersebut sama sekali tidak dibangun rumah sejak diberikan kepadanya hingga akhir hayatnya.
Hingga pada akhirnya keluarga Gus Dur menjual tanah tersebut untuk mewujudkan cita-cita mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu untuk pembangunan Pusat Studi Islam Asia Tenggara yang berlokasi di Ciganjur juga.***
Artikel Terkait
Hengky Kurniawan Gagal Jadi Bakal Calon Wali Kota Blitar 2024-2029? Berikut Biodata Politisi PDIP Mantan BCL
Jadi Bupati Termiskin di Jawa Barat? Segini Total Harta Kekayaan Hengky Kurniawan, Cuma Punya 1 Motor
Profil Semuel Pangerapan, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Mundur Usai Serangan Ransomware di PDNS 2 Surabaya
Hari Terakhir Verfak Calon Perseorangan di Pilkada Jember, Bawaslu Jember Temukan Beberapa Kendala di Lapangan
Event Kuliner Non Halal di Solo Ditutup Gegara Dianggap Meresahkan Warga, Netizen Ramai Sebut Ormas Kota Surakarta Putus Rezeki Orang