Sabtu, 18 Juli 2026

1000 Lebih Anggota DPR-DPRD Keciduk Main Game Haram, Total Transaksi Nyaris 25 Miliar

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 27 Juni 2024 | 08:27 WIB
Ribuan anggota dewan keciduk bermain game haram. (Menpan.go.id)
Ribuan anggota dewan keciduk bermain game haram. (Menpan.go.id)

SketsaNusantara.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keluaran (PPATK) baru-baru ini menyatakan temuan adanya lebih dari 1000 anggota dewan yang ketahuan bermain game taruhan ilegal.

Jumlah tersebut terdiri dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sekretariat Jenderal, hingga Sekretariat Jenderal DPRD.

Menurut Kepala PPATK Ivan Yustiavanda, pihaknya sudah memiliki daftar nama dan alamat dari para wakil rakyat itu.

Baca Juga: Hacker Kembali Beraksi Serang Pusat Data Nasional, Minta Tebusan 131 Miliar! Ada Indikasi Diblokirnya Situs Taruhan Online?

Data yang dimiliki PPATK juga mencakup wilayah kegiatan transaksi dari para pelaku aktivitas haram.

Tinggal menunggu saja jika ada panggilan dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang bisa dilakukan secara terbuka atau tertutup.

"Nama, domisili, kediaman, nomor handphone, tanggal lahir, semua ada di sini lengkap. Dia transaksi di wilayah mana saja ada lengkap. Jadi kami ikut saja kalau dipanggil MKD atau kemudian harus dibuka di sini dalam forum tertutup," ujar Ivan di Jakarta, Rabu 26 Juni 2024.

Baca Juga: Miris! Anggota DPR Ikut Terpapar Main Taruhan Illegal, Wakil Ketua MKD: Gak Bakal Diintrogasi, Ngak Banyak

PPATK juga sudah mendapatkan mandat dari Kepala Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto untuk menyampaikan laporan terkait temuan tersebut ke masing-masing pimpinan lembaga.

Aktivitas haram pada anggota dewan yang terhormat itu ketahuan setelah diungkap oleh PPATK. Ditemukan ada lebih dari 1000 anggota dewan mulai dari legislatif pusat hingga daerah.

Menurutnya, ada sekitar 63 ribu transaksi haram yang dilakukan oleh anggota DPR, DPRD, dan Sekretariat Jenderal, tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Mensos Risma Tak Masalahkan Korban Taruhan Illegal Dapat Bansos: Pokoknya Miskin Dia Berhak

Total angka transaksinya pun sangat besar mencapai nilai hampir 25 miliar rupiah.

"Angka rupiahnya hampir 25 miliar di masing-masing. Ya, transaksi di antara mereka dari ratusan sampai miliaran sampai ada satu orang sekian miliar," lanjut Ivan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X