Minggu, 19 Juli 2026

Menjadi Kampung Tertua di Kalimantan Barat, Inilah Kampung Semangit yang Selalu Dekat dengan Air

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 22 Juni 2024 | 16:00 WIB
Kampung Semangit di Kalimantan Barat yang beraada di atas air.    (X/ @isyanasaraswat1)
Kampung Semangit di Kalimantan Barat yang beraada di atas air. (X/ @isyanasaraswat1)


SketsaNusantara.id - Semangit, salah satu kampung tertua di kawasan Danau Sentarum yang pernah menjadi bagian dari Kerajaan Selimbau Darussalam.

Kini, Kampung Semangit telah menjelma menjadi desa wisata yang memikat hati.

Kampung Semangit berlokasi di Taman Nasional Danau Sentarum, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Baca Juga: Eksotisme 4 Wisata Alam Desa Tifu di Pulau Buru, Eks Tempat Pengasingan Tapol Era Soeharto, Kini Jadi Hidden Game Maluku

Melansir dari akun TikTok Pesona Indonesia, Semangit menawarkan pesona alam dan budaya yang luar biasa.

Taman Nasional ini adalah perpaduan unik dari danau musiman, sungai, hutan kerangas, hutan rawa air tawar, dan hutan gambut.

Menjadi rumah bagi satwa-satwa langka seperti ikan arwana, orangutan Kalimantan, beruang madu, dan buaya senyulong.

Baca Juga: Cafe Introvert Friendly Punya Gedung Jadul ala Belanda di Malang, Bersantai Sambil Nikmati Suasana Damai Kota

Sejak 1994, Danau Sentarum diakui sebagai Situs Ramsar, menegaskan pentingnya kawasan ini dalam melestarikan keanekaragaman hayati, khususnya burung dan biota air.

Secara administratif, Semangit adalah bagian dari desa Nanga Leboyan, dengan populasi sekitar 108 kepala keluarga atau 305 jiwa.

Kampung ini unik dengan rumah-rumah apungnya, yang hanya bisa dicapai dengan perahu dalam waktu 1-2 jam dari Lanjak.

Baca Juga: Kuy Liburan di Wisata Lembah Merkusi Cocok untuk Camping Piknik dan Berenang, Dijamin Seru dan Asyik Banget

Penduduk Semangit, yang sebagian besar berasal dari suku Melayu, hidup sebagai nelayan.

Selain menjual ikan segar, mereka juga memproduksi kerupuk ikan, ikan asap, dan ikan asin.

Mereka juga memelihara ikan dalam keramba seperti toman, patin, dan jelawat.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X