SketsaNusantara.id - Semangit, salah satu kampung tertua di kawasan Danau Sentarum yang pernah menjadi bagian dari Kerajaan Selimbau Darussalam.
Kini, Kampung Semangit telah menjelma menjadi desa wisata yang memikat hati.
Kampung Semangit berlokasi di Taman Nasional Danau Sentarum, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Melansir dari akun TikTok Pesona Indonesia, Semangit menawarkan pesona alam dan budaya yang luar biasa.
Taman Nasional ini adalah perpaduan unik dari danau musiman, sungai, hutan kerangas, hutan rawa air tawar, dan hutan gambut.
Menjadi rumah bagi satwa-satwa langka seperti ikan arwana, orangutan Kalimantan, beruang madu, dan buaya senyulong.
Sejak 1994, Danau Sentarum diakui sebagai Situs Ramsar, menegaskan pentingnya kawasan ini dalam melestarikan keanekaragaman hayati, khususnya burung dan biota air.
Secara administratif, Semangit adalah bagian dari desa Nanga Leboyan, dengan populasi sekitar 108 kepala keluarga atau 305 jiwa.
Kampung ini unik dengan rumah-rumah apungnya, yang hanya bisa dicapai dengan perahu dalam waktu 1-2 jam dari Lanjak.
Penduduk Semangit, yang sebagian besar berasal dari suku Melayu, hidup sebagai nelayan.
Selain menjual ikan segar, mereka juga memproduksi kerupuk ikan, ikan asap, dan ikan asin.
Mereka juga memelihara ikan dalam keramba seperti toman, patin, dan jelawat.
Artikel Terkait
Masuk Nominasi 50 Besar ADWI 2022, Desa Ini Miliki Pesona Kampung Warna-Warni dan Terletak di Tepian Danau Toba
Cuman Ada 7 Rumah Adat Mbaru Niang! Inilah Keunikan Desa Wae Rebo yang Ada di Nusa Tenggara Timur
Cafe Healingable di Kota Malang, Usung Konsep Joglo, Alam dan Pedesaan yang Hadir di Tengah Kota
Cafe Pet Friendly Penuh Ribuan Boneka dari Berbagai Negara di Kota Malang: Jangan Berpikir Seram
Kedai Kopi Tersembunyi Penuh Tanaman Langka, Sebenarnya Ada di tengah Kota Malang: Dijamin akan Betah