Salah satu kegiatan menarik di Semangit adalah memanen madu liar dengan memasang tikung (papan) pada pohon-pohon pakan madu.
Melimpahnya tikung di Danau Sentarum membuat Semangit mendirikan Koperasi Asosiasi Periau Danau Sentarum (APDS), yang pada 2018 menghasilkan sekitar 30 ton madu.
Keindahan Danau Sentarum yang mempesona membuatnya menjadi salah satu Kawasan Strategis Nasional Pariwisata (KSPN).
Selain itu, lokasinya yang dekat dengan Pos Lintas Batas Negara Nanga Badau, pintu masuk antara Indonesia dan Serawak-Malaysia, semakin menambah daya tariknya.
Sejak 2014, Kelompok Pengelola Pariwisata Semujan Dorsata menawarkan berbagai atraksi wisata di Semangit.
Dengan 22 anggota, kelompok ini menyediakan berbagai macam aktivitas.
Aktivitas yang dapat dilakukan seperti memancing di danau, trekking di hutan dan mendaki Bukit Semujan, berkemah di tepi danau, memanen madu hutan, menjelajahi gua, dan mengamati satwa liar.
Dengan keindahan alam dan kekayaan budaya yang ditawarkan, Semangit adalah destinasi wajib bagi para pencinta alam dan petualangan.***
Artikel Terkait
Masuk Nominasi 50 Besar ADWI 2022, Desa Ini Miliki Pesona Kampung Warna-Warni dan Terletak di Tepian Danau Toba
Cuman Ada 7 Rumah Adat Mbaru Niang! Inilah Keunikan Desa Wae Rebo yang Ada di Nusa Tenggara Timur
Cafe Healingable di Kota Malang, Usung Konsep Joglo, Alam dan Pedesaan yang Hadir di Tengah Kota
Cafe Pet Friendly Penuh Ribuan Boneka dari Berbagai Negara di Kota Malang: Jangan Berpikir Seram
Kedai Kopi Tersembunyi Penuh Tanaman Langka, Sebenarnya Ada di tengah Kota Malang: Dijamin akan Betah