Kamis, 4 Juni 2026

Anies Baswedan Sebut Pelaku Kecurangan Pemilu Bertambah Seiring Kemajuan Demokrasi di Indonesia

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Jumat, 21 Juni 2024 | 07:45 WIB
Anies Baswedan sebut pelaku kecurangan pemilu di Indonesia semakin bertambah. (Tangkap layar Youtube Pandji Pragiwaksono)
Anies Baswedan sebut pelaku kecurangan pemilu di Indonesia semakin bertambah. (Tangkap layar Youtube Pandji Pragiwaksono)

SketsaNusantara.id - Anies Baswedan menyoroti bertambahnya pelaku praktik kecurangan pemilihan umum (pemilu) di Indonesia..

Ia menyoroti hal tersebut saat diundang sebagai tamu di acara "Skak Mat" dalam kanal Youtube Pandji Pragiwaksono.

Dalam kesempatan tersebut, ada sejumlah pertanyaan dari Pandji yang ia komentari terkait politik dan demokrasi di Indonesia.

Baca Juga: Eksklusif Main Catur Bersama Panji Pragiwaksono, Anies Baswedan Beberkan Soal Kejanggalan Putusan MK dalam Gugatan Pilpres 2024

Salah satunya adalah kemajuan dalam kehidupan demokrasi di Indonesia, setelah rezim Orde Baru berkuasa selama 32 tahun.

Menurutnya, demokrasi yang berjalan di Indonesia jauh lebih baik dibandingkan dengan praktik di sejumlah negara yang sebelumnya punya pengalaman dikuasai oleh rezim otoriter.

Ia membandingkan dengan kasus di Eropa Timur, Amerika Latin, dan Timur Tengah, di mana masyarakatnya masih belum terbiasa dengan pemilu sebagai salah satu indikator penerapan demokrasi.

Baca Juga: Tantang Anies Baswedan Bermain Catur, Panji Pragiwaksono Lontarkan Pertanyaan Mengejutkan Ini...

Berbeda dari Indonesia, yang meskipun selama sekitar 30 tahun menjalani pemilu yang sudah diatur pemenangnya, tetapi telah terbiasa dengan sistem dan prosedurnya.

"Bayangkan, di sana itu mengelola TPS saja nggak bisa. Karena nggak pernah ada pemilu. Di kita, ada 800 ribu TPS, tiap 5 tahun latihan pemilu. Apa sih artinya? Minimal 10 orang per TPS nyiapin kotaknya, nyiapin tendanya, nyiapin prosesnya, penghitungnya, sehingga orang-orang di tingkat grass root paling ujung pun tahu bagaimana menyelenggarakan pemilu," kata Anies, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Pandji Pragiwaksono, yang diunggah Rabu 19 Juni 2024.

Menurutnya, saat negara-negara lain memiliki kebebasan dalam demokrasi, tetapi yang terjadi adalah chaos.

Berbeda dari Indonesia yang tidak punya tradisi tersebut pasca pemilu.

Namun, ada sisi lain yang disoroti Anies terkait dengan kebebasan demokrasi yang berlangsung di Indonesia selama ini.

Masyarakat Indonesia memang telah terlatih mengikuti pemilu yang diselenggarakan 5 tahunan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X