Kamis, 4 Juni 2026

Menggigil Dari Malam Sampai Pagi? BMKG Sampaikan Pemicu Fenomena Bediding di Jember dan Sekitarnya

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Kamis, 20 Juni 2024 | 17:00 WIB
Mengenal fenomena suhu dingin atau bediding di Jember dan sekitarnya, ini kata BMKG. (Freepik/prostooleh)
Mengenal fenomena suhu dingin atau bediding di Jember dan sekitarnya, ini kata BMKG. (Freepik/prostooleh)

SkestaNusantara.id- Udara dingin mulai dirasakan oleh beberapa wilayah di Jember dan sekitarnya.

Fenomena ini rupanya merupakan salah satu perubahan suhu yang bahkan sudah didata oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG.

Suhu yang dingin atau bediding ini dirasakan oleh warga Jember dan sekitarnya. Tak sedikit netizen yang menceritakan pengalaman serupa.

Baca Juga: Mau Ajak Temen Nongkrong? Yuk, Kunjungi 3 Kedai Kopitiam Ini di Jember, Bisa Ngopi dan Sarapan Lho

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa fenomena ini dikenal dengan sebutan bediding. 

Bediding merupakan perubahan suhu yang terjadi di awal musim kemarau. Kondisi ini biasanya terjadi ketika udara malam dan pagi hari lebih dingin dari biasanya.

Namun pada siang hari, suasana suhu atau cuaca akan terik dan panas. Hal ini yang dirasakan oleh warga Jember dan sekitarnya.

Baca Juga: Laksanakan Amar Putusan MK, KPU Jember Tegaskan Prosesnya Sudah Sesuai Petunjuk Teknis

Adapun melansir dari Instagram @aslijembermat pada 20 Juni 2024 Kepala BMKG Banyuwangi, Teguh Tri Susanto menyatakan jika hal ini terjadi karena pergerakan angin.

Yakni pergerakan angin muson timur yang telah menggiring massa udara dingin. Dari Australia ke wilayah Indonesia.

Selain itu, berdasarkan data BMKG suhu udara di Jember hingga mencapai titik rendah yakni 20 derajat celcius.

Baca Juga: Bikin Takjub, Fenomena Awan Berlubang di Langit Jember Viral di Media Sosial, Benarkah Karena Jejak UFO di Indonesia? Begini Penjelasan BMKG

Lebih lanjut, faktor lain dari suhu dingin ini adalah tutupan awan. Sebab tutupan awan itu cenderung sedikit.

Perlu diketahui bahwa fenomena yang terjadi di Jember ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa pekan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @aslijembermat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X