SketsaNusantara.id - Beredar sebuah video yang kini ramai dan menjadi sasaran kemarahan warganet di sosial media.
Dalam video tersebut menampilkan ratusan motor terparkir rapi di salah satu rumah.
Rumah tersebut diduga kuat adalah rumah dinas milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD di salah satu daerah di Indonesia.
Video yang diunggah oleh akun X bernama @_neverAlonely itu berdurasi kurang dari 1 menit itu telah ditontong 1,1 juta lebih, 5.606 re-tweet, dan 17 ribu likes.
"Rumah dinas TNI AD jadi tempat simpan motor hasil curian," tulis keterangan dalam video tersebut.
Berbagai jenis kendaraan motor terparkir rapi dari berbagai merk, tidak hanya satu ruangan, di video tersebut hampir seluruh ruangan rumah terparkir motor yang diduga hasil curian.
Dugaan motor-motor tersebut hasil curian makin menguat tatkala salah satu netizen memberikan komentar pedas, bahwa hal semacam itu sudah lumrah terjadi dan menjadi rahasia umum.
"Bukan lagi rahasia kok, haha ada banyak yang model begini oknum garuda pancasila, cuma ga ketauan aja, alias saling melindungi asalkan kebagian hasilnya," tulis @dimxxx.
"Sudah menjadi rahasia umum saling menutupi asalkan ada cuan," tambah akun @ya2k.
Bahkan salah seorang warganet kembali menyinggung soal persekongkolan 2 anggota TNI dan pencuri motor yang ada di Sidoarjo.
"Sebelmnya di Sidoarjo, Gudang TNI AD di Sidoarjo penuh kendaraan curian, ada 215 motor dan 49 mobil," tulis akun @shintaeffendi.
"Temenku punya rental, beberapa kali mobilnya digelapkan yang beli anggota TNI," tambah akun @paitrichjoseph1.
Artikel Terkait
Apa Tugas dari Pantarlih Pilkada 2024? Perhatikan Syarat dan Tugas-tugasnya, Simak cara daftarnya…
Kapan Pendaftaran Terakhir untuk Mengikuti Pantarlih Pilkada 2024? Simak Tanggalnya dan Masa Kerjanya…
Perhatikan Baik-Baik! Inilah Syarat-Syarat Apa Saja yang Harus Dilengkapi saat Mendaftar Pantarlih dalam Pilkada 2024
KPU Jawa Barat Rekrut 132.261 Pantarlih untuk Sukseskan Pilkada Serentak 2024: Petugas Akan Dilantik Pada...
KPU Ungkap Besaran Gaji, Tugas, dan Persyaratan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih untuk Pilkada Serentak 2024