"Setiap kali kita tawarin menu, jawabannya selalu masih nunggu. Setelah kita tunggu ternyata temannya itu datang membawa es teh dan cilok dari luar,"
Agus pun memberikan saran kepada kaum Rojali agar sebaiknya tidak melakukan rapat atau diskusi di kafe.
"Nah, sedikit saran saja untuk para Rojali ini, lain kali kalau melakukan rapat atau diskusi mending di depan bakul cilok wae gelar kloso (tikar:red), malah syahdu, oke?"***
Artikel Terkait
Tradisi Unik Suku Mentawai di Sumatera Barat, Gigi Runcing Sebagai Sebuah Simbol Kecantikan Wanita?
5 Tips dan Cara Menyimpan Daging Kurban Idul Adha Supaya Bisa Awet dan Tidak Cepat Bau, Pakai Daun Jati atau Plastik?
Persebaya Surabaya Gelar Latihan Perdana, Paul Munster Targetkan Pengembalian Fisik Pemain
Mengapa Shohibul Kurban Tidak Boleh Potong Kuku dan Rambut? Maksud Sunnah Idul Adha Bagi yang Berkurban Ini Tenyata...
Thomas Doll Resmi Berpisah dari Persija Jakarta, Manajemen Macan Kemayoran Siap Datangkan Pelatih Anyar