Minggu, 19 Juli 2026

Kaum Rojali di Yogyakarta Meresahkan, Agus Arya Pemilik Kedai Kopi: Cirinya Datang Sendiri atau Berdua lalu Berkembang Biak Menjadi Banyak

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 15 Juni 2024 | 20:51 WIB
Agus Arya beberkan ciri-ciri kaum Rojali di kedai kopi Yogyakarta. (Instagram.com/agus_arrya)
Agus Arya beberkan ciri-ciri kaum Rojali di kedai kopi Yogyakarta. (Instagram.com/agus_arrya)

SketsaNusantara.id - Fenomena rojali di Yogyakarta jadi sorotan oleh Agus Arya, seorang pemilik kafe yang belakangan ini sosoknya viral di media sosial (medsos).

Ia berkomentar cukup panjang di akun Instagram dan kanal Youtube pribadinya mengenai fenomena tersebut yang berdampak pada biaya operasional di usaha yang dikelolanya.

Di akun Instagram-nya, Agus menyinggung kebiasaan oknum mahasiswa dan mahasiswi yang datang ke kedai kopi dengan tujuan mengerjakan tugas atau berdiskusi.

Baca Juga: Agus Arya Pemilik Kafe di Jogja Curhat soal Rombongan Mahasiswa yang Cuma Nongkrong tapi Tak Mau Beli

Ujung-ujungnya, ketika ditanya untuk order, hanya sebagian kecil yang memesan. Padahal, yang datang bisa mencapai 30 orang.

"Dan yang lebih menyebalkan lagi, misal kalian ngadain rapat atau ngobrol bareng sekitar 10 sampai 20 orang, yang order cuma 5 orang, apalagi yang dibahas masalah ekonomi rakyat," ujar Agus, dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan video Instagram, @agus_arrya, 12 Juni 2024.

Agus menyebut rombongan tersebut sebagai "Rojali", yang merupakan singkatan dari "Rombongan Jarang Beli".

Baca Juga: Viral Video Sopir Ojol Antar Seorang Kakek yang Gendong Jenazah Bayi karena Tak Mampu Bayar Ambulance di Makassar

"Rojali adalah rombongan jarang beli, istilah ini didapet dari orang-orang yang sering datang ke kedai kopi atau ke coffee shop tapi tidak order hanya numpang duduk dan wifi," ujarnya dalam unggahan video lain di akun Instagram-nya, 13 Juni 2024.

Menurut Agus, kebanyakan pelaku Rojali ini adalah para mahasiswa dengan modus melakukan diskusi.

"Rojali ini didominasi oleh oknum-oknum mahasiwa yang sering melakukan diskusi di sebuah kafe atau kedai kopi,"

Ciri lain Rojali yang menjadi sorotan Agus adalah kedatangan mereka yang awalnya cuma sendiri lalu tiba-tiba menjadi rombongan.

"Ciri-ciri dari Rojali ini adalah datang sendiri atau berdua dan akhirnya berkembang biak menjadi banyak,"

Parahnya, kaum Rojali ini juga membawa makanan dan minuman dari luar. Padahal, sudah jelas ada menu tersedia di kafe dan juga telah ditawari oleh pelayan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X